"Saya ingin ngedidiknya sewajarnya saja. Nggak mau terlalu pintar atau kutu buku, yang penting ia bisa membaca karakter manusia dan bersosialisasi," ucapnya saat ditemui di Soho Cafe, Cilandak Town Square, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (3/11/2008).
Ari tak mau anaknya yang saat ini berusia 9 bulan itu menjadi manusia yang mengagunkan uang. " Kalau terlalu pinter kan manifestasinya cenderung ke uang. Kan uang bukan segalanya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya pendidikan anak seperti sekarang ini 6 bulan dikasih les. Itu terlalu cepat, ia butuh waktu untuk bersama orang tuanya. Nanti saja kalau sudah 1,5 tahun," imbuhnya.
(hkm/hkm)











































