"Pornografi itu kan sudah tugasnya orang tua untuk memilah-milah mana yang benar mana yang nggak, nah negara nggak perlu ngatur pornografi," jelas Bams bersemangat saat ditemui di Plaza Barat Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (2/11/2008).
Menurut Bams, jika negara terlibat dalam mengatur pornografi, maka dikhawatirkan kebebasan berekspresi kaum seniman akan terancam. Bams pun juga meminta agar semua pihak agar dapat menghormati perbedaan budaya bangsa Indonesia yang sudah ada selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ini bukan negara agama, tapi negara beragama, kalau sampai Undang-undang itu dikeluarkan, gue yakin kita bakal jadi negara yang terbelakang," ujarnya. (fjr/fjr)











































