Ghina Raihanah Rilis Buku Becoming Without Arrival, Tsania Marwa Bangga

Ghina Raihanah Rilis Buku Becoming Without Arrival, Tsania Marwa Bangga

Mauludi Rismoyo - detikHot
Senin, 21 Sep 2026 14:48 WIB
ghina raihanah
Ghina Raihanah Rilis Buku Becoming Without Arrival, Tsania Marwa Bangga. (Foto: ist)
Jakarta -

Bertepatan dengan momen ulang tahun, influencer Ghina Raihanah Tadjoedin resmi meluncurkan karya terbaru berupa buku self-development bertajuk Becoming Without Arrival. Peluncuran bukunya digelar di Museum Macan, Jakarta Barat, Minggu (20/9).

Buku Becoming Without Arrival merangkum refleksi perjalanan hidup Ghina dari masa kanak-kanak hingga menginjak usia 25 tahun. Alih-alih memberikan wejangan yang terkesan menggurui, wanita kelahiran 19 September 2001 itu memilih metafora alam dan laut untuk mengajak pembaca belajar menerima serta menghargai setiap proses diri.

"Bagaimana memaknai perasaan sampai akhirnya mengerti kalau proses itu harus sama-sama dihargai. Kita tidak perlu menunggu sampai di titik tertentu untuk baru akhirnya percaya diri dan nyaman sama diri sendiri," katanya saat ditemui setelah acara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menariknya, buku Becoming Without Arrival juga dilengkapi dengan artwork ciamik bertema laut dari para kontributor serta ruang khusus journaling bagi para pembaca.

ADVERTISEMENT

Berlatar belakang pendidikan hukum dan terbiasa menulis jurnal ilmiah, menulis buku self-development jadi tantangan baru yang seru buat Ghina Raihanah. Top 6 Puteri Indonesia 2024 itu bahkan mengaku mendapat banyak ide saat sedang menyalurkan hobinya di laut.

"Kesulitannya berbeda karena harus lebih kreatif. Aku menyelesaikan buku ini saat diving trip karena aku suka nyelam. Kalau hukum biasanya baca jurnal, kalau ini memang butuh ketenangan," tuturnya.

Lewat buku Becoming Without Arrival, Ghina Raihanah berharap banyak orang bisa berhenti membandingkan diri. Ia ingin semuanya mulai mencintai proses yang sedang dijalani tanpa harus menunggu kata 'sukses' lebih dulu.

"Kita terbiasa menghargai diri kalau sudah sukses atau kaya, tapi lupa menerima diri saat masih berproses. Padahal proses itu sama pentingnya," tuturnya.

Momen peluncuran ini terasa makin spesial dengan kehadiran sosok Tsania Marwa yang turut memberikan dukungan dan pujian hangat untuk Ghina Raihanah.

"Ghina adalah sosok adik yang justru mengajarkan banyak hal. Fun fact-nya, dulu waktu sekolah dia malah minta saya yang menuliskan tugas puisinya. Seiring berjalannya waktu, ambisi dan konsistensinya yang bikin Ghina bisa jadi seperti sekarang. We are so proud of you. Apa pun yang Ghina lakukan, itu semua jadi untaian seni yang akhirnya mewujud buku ini," tutupnya.

Buku Becoming Without Arrival kini sudah siap menemani perjalanan kamu yang sedang belajar menikmati setiap proses pendewasaan diri.



(mau/pus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads