Penerbit Buku Memoar Aaron Carter Dikecam, Hilary Duff: Menjijikan!

ADVERTISEMENT

Penerbit Buku Memoar Aaron Carter Dikecam, Hilary Duff: Menjijikan!

Tia Agnes Astuti - detikHot
Minggu, 13 Nov 2022 15:06 WIB
Aaron Carter and Hilary Duff during The Lizzie McGuire Movie-Premiere After Party at The El Capitan Theater in Hollywood, CA, United States. (Photo by L. Cohen/WireImage)
Aaron Carter dan Hillary Duffy saat mempromosikan film Lizzie McGuire. Foto: WireImage/L. Cohen
Jakarta -

Kabar kematian Aaron Carter membawa duka yang mendalam bagi para penggemarnya. Sepeninggal sang aktor dan musisi, perusahaan penerbitan bernama Ballast Books mengumumkan bakal menerbitkan buku memoar Aaron Carter.

Padahal naskah dari memoar itu belum selesai ditulis. Hilary Duff mantan kekasih Aaron Carter mengecam tindakan dari penerbit tersebut.

"Sangat menyedihkan bahwa hal itu (pengumuman penerbitan) terjadi seminggu setelah kematian Aaron Carter," tegas Hilary Duff dalam sebuah pernyataan terbuka, seperti dilansir berbagai sumber, Minggu (13/11/2022).

"Ada penerbit yang sembrono menerbitkan buku untuk memanfaatkan tragedi tanpa meluangkan waktu atau perhatian memeriksa fakta validasi karya Aaron Carter," sambungnya.

Bahkan bintang Lizzie McGuire itu mengucapkan kata-kata serapah atas pendapatnya tersebut. "Hal itu menjijikan," tegasnya.

Dia kembali menjelaskan buku memoar itu tampaknya sebuah umpan balik yang tidak diverifikasi untuk, mendapatkan keuntungan dari peristiwa mengenaskan kematian mendadak Aaron Carter.

"Saya sama sekali tidak memanfaatkan untuk menjelaskan apa yang jelas-jelas merupakan perampasan karya Aaron Carter. Mereka sangat tidak berperasaan," kata Hilary Duff.

Buku memoar berjudul Aaron Carter: An Incomplete Story of an Incomplete Life ditulis oleh Andy Symonds. Sang penulis mengaku menghabiskan waktu 3 tahun lamanya untuk mewawancarai Aaron Carter.

Aaron Carter meninggal di usia 34 tahun pada 5 November. Buku itu rencananya bakal terbit pada 15 November.

Sebelumnya, tim manajemen Aaron Carter juga mengutuk penerbitan buku setelah mendengar kabarnya. Mereka mengucapkan terima kasih atas dukungan Hillary Duff yang sama-sama kecewa dengan kabar tersebut.

"Dalam beberapa hari yang singkat setelah meninggalnya teman tersayang kami, kami masih berduka, dan memproses hal itu secara bersamaan. Ini adalah waktu berkabung dan merenung, bukan mencari uang dan sensasi," tegas tim manajemen.

Pelantun I Want Candy dan juga saudara Nick Carter di Backstreet Boys itu ditemukan tewas di bak mandi rumahnya di kawasan Lancaster, California. Penyebab kematiannya masih menunggu laporan dan penyelidikan pihak kepolisian.

Aaron Carter meninggal seorang putra, Prince, yang kini berusia 12 bulan, dari hubungannya dengan mantan tunangan, Melanie Martin.



Simak Video "Temuan Udara Kalengan dan Pil di Kamar Mandi Aaron Carter"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT