detikHot

book

JK Rowling Berseteru dengan Politisi Inggris Gegara Cuitan Antitransgender

Senin, 29 Jun 2020 10:58 WIB Tia Agnes - detikHot
JK Rowling Foto: IMDB/ Istimewa
Jakarta -

Kisruh mengenai cuitan antitransgender yang dilontarkan JK Rowling kembali memicu perdebatan. Ia kembali mendapat kecaman dari politisi sekaligus anggota parlemen Britania Raya, Lloyd Russell-Moyle.

Perdebatan itu bermula dari kicauan panjang JK Rowling antitransgender yang mengklarifikasi peristiwa yang terjadi kepadanya belakangan ini.

Lewat akun Twitter, seperti dilihat detikcom, Senin (29/6/2020) penulis Harry Potter itu menerangkan kalau ia dituduh menggunakan pengalaman kekerasan seksual dan rumah tangga untuk mendiskriminasi terhadap orang-orang transgender.

Akibat omongan dari Lloyd Russell-Moyle yang memicu kontroversi semakin parah, akhirnya ia meminta maaf pada JK Rowling.



"Pagi ini, Tuan Lloyd Russell-Moyle mengeluarkan permintaan maaf di Twitter, meskipun ia tidak kesulitan melontarkan opininya tentang saya," kata JK Rowling.

Sebelumnya, JK Rowling menulis esai tentang pengalaman kekerasan seksual dan KDRT di pernikahan pertamanya. Ia menuturkan di awal usia 20 tahun mendapat pengalaman buruk tentang KDRT.

Mantan suaminya menampar JK Rowling dan menyeretnya ke luar rumah di malam perpisahan keduanya. Esai itu ditulis setelah cuitan antitransgender di Twitter memicu kontroversi.

Selesai menulis esai, lebih drai 3.000 email masuk ke alamat surelnya. Sebagian besar berterima kasih kepada JK Rowling karena telah berbicara.

"Saya sering menangis saat membaca, kadang-kadang karena rasa terima kasih atas kebaikan mereka, tapi juga karena mereka telah berbagi pengalaman mereka sendiri soal kekerasan dan penyerangan seksual," ungkap JK Rowling.



Salah seorang pembaca setianya yang mengirimkan surat, "Pria sering bereaksi terhadap kata-kata perempuan-berbicara dan menulis- seolah-olah itu adalah tindakan kekerasan, terkadang pria bereaksi terhadap kata-kata perempuan dengan kekerasan."

JK Rowling dikenal sebagai penulis terpopuler di dunia lewat karya-karya seri bocah penyihir Harry Potter yang terbit akhir dekade 1990-an.

Cerita kedelapan Harry Potter sukses diadaptasi ke panggung teater dan melanglang buana. Dua spin-off Harry Potter dan cerita detektif Cormoran Strike garapannya juga disukai pembaca.




Simak Video "Daniel Radcliffe Respons Cuitan J.K. Rowling soal Transgender"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com