detikHot

book

Olga Tokarczuk Dirikan Yayasan Literasi dan HAM dari Hadiah Nobel Sastra

Selasa, 03 Des 2019 10:12 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: Olga Tokarczuk (Pascal Le Segretain/Getty Images) Foto: Olga Tokarczuk (Pascal Le Segretain/Getty Images)
Jakarta - Peraih Nobel Sastra 2018, Olga Tokarczuk, mendirikan yayasan untuk mempromosikan literatur, Hak Asasi Manusia (HAM), dan kesadaran lingkungan. Ia menggunakan uang hadiah senilai Rp 1,2 miliar untuk yayasan yang didirikannya.

Ia mengatakan Yayasan Olga Tokarczuk menawarkan dukungan tanpa diskriminasi kepada penulis asing dan Polandia. Yayasannya juga mempromosikan hak-hak minoritas dan perempuan, literasi, hak asasi manusia, dan kesadaran lingkungan.



Aktivis berusia 57 tahun menuturkan ia merasa senang dapat melakukan sesuatu untuk dunia yang lebih baik.

"Saya masih muda dan dapat menggunakan uang hadiah untuk sesuatu yang baik bagi dunia," tutur Olga, dilansir dari AFP, Selasa (3/12/2019).

Olga Tokarczuk ternyata bukan nama baru dalam dunia sastra. Pada 2018 lalu, ia memenangkan Man Booker International untuk novel bertajuk 'Flights'.

Tokarczuk pun tak luput dari kontroversi. Ia bahkan pernah diserang oleh asosiasi Patriot Nowa Ruda dan meminta dewan kota mencabut kewarganegaraan kehormatan yang diberikan kepada Tokarczuk karena dianggap mencoreng nama baik Polandia.




Simak Video "Temukan Jurang Ilusi, Kazuo Ishiguro Raih Nobel Sastra 2017"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com