5 Rekomendasi Novel Buat Si Buah Hati

Tia Agnes - detikHot
Sabtu, 29 Jun 2019 06:43 WIB
Foto: Asri Ediyati
Jakarta - Indonesia kaya akan buku cerita untuk anak balita namun tak banyak novel anak yang tersedia di toko buku. Novel anak dengan cerita ringan, kisah penuh imajinasi hingga bisa dibaca anak-anak Sekolah Dasar (SD) memang masih belum banyak.

Novel-novel anak di bawah ini bisa menjadi rekomendasi untuk dibaca di akhir pekan bagi buah hati kamu. Berikut di antaranya, seperti dirangkum detikHOT:



1. Buku 'Na Willa' (Reda Gaudiamo)

Si kecil Na Willa tinggal di sebuah gang di Surabaya, di rumah dengan pohon cemara di depannya. Ia menghabiskan hari dengan berlari mengejar kereta bersama Dul (walau ia selalu tertinggal), pergi ke pasar bersama Mak, melewati bapak penjual anak ayam kuning, atau memikirkan bagaimana orang-orang bisa nyanyi dari dalam radio.

Buku ini berkisah tentang masa kecil seorang perempuan pada masa ketika lagu Lilis Suryani terdengar di radio, dan orang masih menjemur kasur kapuk lalu memukulinya dengan rotan. Buku anak 'Na Willa dan Rumah dalam Gang' (POST Press) adalah lanjutan dari buku 'Na Willa'.

[Gambas:Instagram]



2. Buku 'Aku, Meps, Beps' (Reda Gaudiamo)

Buku Aku, Meps, dan Beps adalah karangan dari pasangan ibu dan anak, karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo. Buku ini menceritakan tentang perayaan kesederhanaan.

Ceritanya tentang seorang anak kecil yang melihat hal apapun dari sudut pandangnya yang penuh imajinasi. Buku ini diceritakan dalam sudut pandang anak, aku. Objek ceritanya tidak jauh dari dunia anak, orang tua. Meps alias Mama, dan Beps si Papa.

[Gambas:Instagram]



3. Buku Seri 'Mata' (Okky Madasari)

Novel anak 'Mata di Tanah Melus' menjadi karya perdana Okky untuk pembaca anak. Ceritanya mengisahkan tentang anak perempuan bernama Matara yang melakukan perjalanan ke wilayah terluar di Indonesia.

Kisah Matara dilanjutkan di 'Mata dan Rahasia Pulau Gapi' dan 'Mata dan Manusia Laut. Petualangan Matara kian menakjubkan dan tak pernah terbayangkan sebelumnya.

[Gambas:Instagram]



4. 'Dru dan Kisah Lima Kerajaan' (Clara Ng)

'Dru dan Kisah Lima Kerajaan' menceritakan tentang seorang gadis cilik yang mencari selendangnya yang hilang. Di perjalanan, ia bertemu dengan lima raja yang kesepian. Seekor Keong Emas bertutur asal usul Pohon Kalpataru, membuka perjalanan menembus jagat, untuk menebus satu kesalahan.

[Gambas:Instagram]



5. Seri 'Penjelajah Antariksa' (Djoko Lelono)

Menolak ke belakang, novel anak karya penulis Indonesia pernah jaya di masanya ketika tulisan-tulisan Djokolelono menjamur. Di tahun 1980an, seri 'Penjelajah Antariksa' begitu antusias diminati dan menyihir pembaca.

Bukunya bercerita tentang sebuah planet bernama Poa di dunia antah berantah. Planet Poa dihuni oleh makhluk Terra, humanoid seperti kita. Suatu hari Poa diinvasi oleh kekuatan besar dari galaksi lain tapi mereka juga sama, yaitu kaum Terra.

Mereka bernama bangsa Starx. Memaksa bangsa Terra lain untuk bergabung dengan mereka dalam suatu perserikatan. Karena kaum Terra Poa menolak untuk bergabung, terjadilah perang. Buku 'Bencana di Planet Poa' ini berlanjut di cerita seri lanjutannya, yaitu 'Sekoci Penyelamat Antariksa' dan 'Kunin Bergolak'.


(tia/nu2)