detikHot

book

Bakar Buku-buku Harry Potter, Pastor di Polandia Akhirnya Minta Maaf

Jumat, 05 Apr 2019 11:02 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: Pottermore Foto: Pottermore
Jakarta - Kasus pembakaran buku-buku Harry Potter mendapat perhatian dunia. Kini pastor tersebut meminta maaf karena membakar karya-karya J.K Rowling tersebut.

Pastor di sebuah gereja di negara Polandia bagian utara memimpin pembakaran buku Harry Potter dan barang-barang yang dianggap 'haram'. Pria bernama Rafal Jarosiewicz menyebut pembakaran tersebut berhubungan dengan sihir dan ilmu gaib serta dianggap memiliki kekuatan jahat.

Jarosiewicz pun meminta maaf pada publik lewat akun Facebook pribadinya.



"Jika ada yang mempublikasikan tindakan saya dengan cara seperti ini, saya minta maaf. Saya telah menghapus foto-foto pembakaran tersebut dan menghasilkan lebih banyak emosi. Saya minta maaf sekali lagi," katanya.

Dia pun tak bermaksud mengutuk penulis tertentu, agama, maupun kelompok sosial tertentu. Dalam foto pembakaran, ada topeng kayu Afrika, patung Buddha kecil, patung gajah, buku-buku tentang kepibadian dan sihir, serta buku-buku J.K Rowling.

Pembakaran buku-buku Harry Potter terjadi di Paroki Katolik Bunda Maria di Gereja St Catherine. Awalnya foto tersebut diposting oleh Yayasan Heaven dan menjadi viral di seluruh dunia.



Tonton juga video Potterhead! Studio Harry Potter akan Buka Bank Gringotts di London:

[Gambas:Video 20detik]


(tia/nkn)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed