Buku Harian Anne Frank Jadi Novel Grafis, Kenang Peristiwa Holocaust

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 17 Jan 2019 11:24 WIB
Buku Harian Anne Frank Jadi Novel Grafis, Kenang Peristiwa Holocaust Foto: Istimewa
Jakarta - Buku harian Anne Frank yang sukses besar di pasaran kini diadaptasi jadi novel grafis berjudul 'The Diary of a Young Girl'. Bukunya diterbitkan bagi pembaca baru.

Ditulis Ari Folman dan diilustrasikan David Polonsky, novel grafis ini memperluas kisah asli dengan cara yang luar biasa. Dalam adaptasi terbaru, Anna Frank mencatat waktu yang dihabiskan keluarganya untuk bersembunyi dari Nazi.

Keluarga Frank hidup dalam persembunyian selama dua tahun lamanya. 'The Diary of a Young Girl' lebih dari sekadar peristiwa Holocaust.



Anne menuliskan soal ketakutan dan keinginannya, perasaan terhadap anak laki-laki, tekanan yang dia rasakan dari keluarganya, dan keheranan tentang dunia. Segala rasa tentang seorang perempuan muda terangkum dalam novel grafis tersebut.

Adaptasi novel grafis ini dipuji oleh pembaca dan kritikus. Banyak yang mengaku mendapatkan ekspresi artistik dari dunia batin Anne.

Bukunya mampu mengilustrasikan dan memperluas impian serta imajinasi Anne. Misalnya saja ada penggambaran penghuni lampiran buku sebagai hewan yang berbeda. Ada lagi tentang hari pernikahan bersama cowok yang dia sukai, dan tentu saja itu adalah bayangan dari Anne Frank.

Ada lagi gambar lain ketika keluarganya mengambang di atas awan, sementara seluruh dunia terbakar di bawah mereka. Menurut data American Booksellers Association, novel grafis Anne Frank memasuki daftar terlaris bulan ini.

(tia/ken)