ADVERTISEMENT

Perahu Pustaka Meriahkan Makassar International Writer Festival

Ibnu Munsir - detikHot
Kamis, 03 Mei 2018 21:02 WIB
Foto: Makassar International Writers Festival (Ibnu Munsir/detikcom)
Makassar - Berbagai rangkaian acara digelar selama Makassar International Writers Festival (MIWF) berlangsung. Namun yang menjadi perhatian adalah kehadiran Perahu Pustaka di Anjungan Pantai Losari Makassar.

"Tadi kita udah meeting kita akan memperkuat gerakan akar rumput, kita membantu teman-teman untuk gerakan pespustakaan yang berbasis komunitas. Dari pertemuannya meskipun singkat kami telah menentukan beberapa titik temu pemberangkatan baru, untuk membantu teman-teman yang memang berada di garis terdepan gerakan literasi rakyat," kata Founder Makassar International Writers Festival (MIWF) Lily Yulianti Farid di Anjungan Pantai Losari, Jalan Pasar Ikan, Ujung Pandang, Makassar.

Sementara itu, Najwa Shihab yang juga hadir dan melihat Perahu Pustaka mengatakan gerakan Perahu Pustaka sudah cukup lama dengan mensosialisasikan dan memberi manfaat, serta memberi inspirasi banyak orang.

"Iya memang gerakan Perahu Pustaka itu memang gerakan yang sudah lama, kurang lebih tiga tahun dilakukan. Saya juga menjadi duta pustaka bergerak sejak dua tahun yang lalu jadi membantu teman-teman penggiat literasi khususnya pustaka bergerak untuk mensosialisasikan apa-apa saja yang mereka sudah lakukan," kata Nana sapaan akrabnya.

Menurutnya, Perahu Pustaka ini menjadi motor penggerak segala potensi yang ada, dan mengajak banyak orang untuk mau terlibat dan berbuat untuk bangsa dan negara ini.

"Perahu pustaka memang salah satu kegiatan yang sangat menonjol, terutama karena bagaimana mendekat ke akar rumput, tetapi juga bagaimana dedikasi dan juga semangat dari bang Ridwan untuk menggerakkan segenap potensi dan juga mengajak orang untuk mau terlibat. menurut saya, sekarang yang penting bagaimana kita untuk berbagi praktik baik ini berbagi inspirasi, lewat Makassar Internasional Writer Festival ini mudah-mudahan lebih banyak lagi orang yang tahu bagaimana kegiatan-kegiatan pustaka bergerak terutama dunia Internasional," paparnya.

Karena itu, dibutuhkan semua pihak untuk membuat gerakan Makassar International Writer Festival dan Perahu Pustaka semakin mendunia dan disukai masyarakat.

"Kita perlu membuka akses ke sana, itulah yang selama ini dilakukan oleh Kak Lili untuk membuka akses internasional, melihat apa yang dilakukan Indonesia lewat gerakan literasi akar rumputnya dan mudah-mudahan dorongan dari berbagai kalangan bisa membuat gerakan ini semakin mendunia dan juga semakin diterima oleh masyarakat," tutupnya.

Makasassar Internasional Writers Festival (MIWF) 2018 akan digelar di Benteng Rotterdam Makassar, mulai 2-5 Mei 2018 dengan mmenghadirkan sejumlah penulis antara lain penyair Sapardi Djoko Damono, sastrawati Leila S. Cbudon', kritikus sastra Melani Budianta, Ronny Agustinus, Duta Buku Nasional Najwa Shihab, pendiri Pustaka Bergerak lndonesia, Nirwan Ahmad Arsuka, aktivis Bahasa Indonesia Ivan Lanin dan penulis muda Makassar Faisal Oddang dan lbe S. Palogai.

Selain itu, ada enam penulis lndonesia Timur hasil seleksi, yang diundang khusus ke festival tahun ini. Mereka adalah Alfian Dippahatang (Makassar), Eko Saputra Poceratu (Ambon), Mohamad Baihaqi (Mataram), Rachmat Hidayat Mustamin (Makassar), Riyana Rizki (Lombok Timur), an Wika G. Wulandari (Tidore).

(dal/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT