DetikHot

book

132 Judul Buku Indonesia Serius Diminati, 18 Judul Terjual di FBF 2017

Senin, 16 Okt 2017 17:03 WIB  ·   Ken Yunita - detikHOT
132 Judul Buku Indonesia Serius Diminati, 18 Judul Terjual di FBF 2017 132 Judul Buku Indonesia Serius Diminati, 18 Judul Terjual di FBF 2017 Foto: Ken Yunita/detikHOT
Frankfurt - Selama Frankfurt Book Fair 2017, ada 132 hak cipta judul buku yang serius diminati untuk dibeli. 18 di antaranya sudah deal dan menunggu kesepakatan uang muka royalti.

Demikian data yang dilansir Komite Buku Nasional selaku perwakilan dari penerbit-penerbit Indonesia di Frankfurt Book Fair 2017 yang diterima detikHOT, Senin (16/10/2017).

Data tersebut dikumpulkan dari hasil pertemuan antara penerbit Indonesia dengan penerbit-penerbit dari berbagai belahan dunia.

"Tahun lalu kita ada 95 judul dengan penerbit lebih banyak. Target yang kita buat tahun ini tidak muluk-muluk minimal lebih dari tahun lalu. Kita targetkan 100 judul tapi ternyata hasilnya lebih banyak yaitu 132 judul, 18 di antaranya deal di tempat," kata Ketua Komite Buku Nasional (KBN) Laura Prinsloo.



Setidaknya ada 21 negara yang tertarik membeli rights buku-buku Indonesia. Antara lain Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Swedia, Norwegia, Turki, Lebanon, Israel, Uni Emirat Arab, India, Bangladesh, Jepang, China, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Australia, dan Selandia Baru.

"Kami senang atas penampilan Indonesia di FBF secara keseluruhan. Baik dari penjualan hak cipta, penampilan stan serta buku-buku yang dipamerkan dan juga acara-acara yang diadakan selama di FBF," kata Laura.

132 Judul Buku Indonesia Serius Diminati, 18 Judul Terjual di FBF 2017132 Judul Buku Indonesia Serius Diminati, 18 Judul Terjual di FBF 2017 Foto: Ken Yunita/ detikHOT


"Negara- negara lain di Asia Tenggara juga menyatakan kepada saya bahwa mereka merasa Indonesia sudah menjadi yang terdepan di kancah internasional dan upaya-upaya yang dilakukan Indonesia dalam mempromosikan penulis dan karyanya juga secara tidak langsung mengangkat keberadaan negara-negara Asia Tenggara lainnya," lanjut Laura.


(ken/tia)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed