Sejak awal perilisan, Ivanka Trump sudah berjanji untuk menyumbangkan keuntungan buku bagi badan amal. Salah seorang kritikus Jennifer Senior dalam ulasannya di New York Times, dia menulis keseluruhan buku dan ada beberapa topik kontroversial.
"Bukunya seperti milkshake strawberry dari kutipan inspirasional yang tak ada isinya," tuturnya, dikutip dari Guardian, Kamis (4/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buku Women Who Work sangat komplekks, tapi saran-sarannya juga sangat tumpang tindih," tutur Catherine Lucey.
Namun Kaitlin Menza menuliskan di Majalah Forbes, dia setuju dengan pendapat Ivanka Trump bahwa mengurus anak itu tidak mudah. "Ivanka Trump mencoba mengubah stereotip itu dan bagaimana hubungan antara ayah-anak atau ibu-anak dalam keluarga Trump," pungkasnya.
(tia/dar)











































