×
Ad

Bangga! Karya Indonesia Hiasi Pameran Seni di Vatikan

Mauludi Rismoyo - detikHot
Rabu, 24 Des 2025 17:47 WIB
Bangga! Karya Indonesia Hiasi Pameran Seni di Vatikan. (Foto: ist)
Jakarta -

Karya anak bangsa kembali bikin bangga. Untuk pertama kalinya, Indonesia ambil bagian di pameran seni The International Exhibition '100 Presepi in Vaticano' atau '100 Gua Natal di Vatikan'.

Indonesia hadir lewat instalasi nativitas berjudul Weaving Hopes atau Menenun Pengharapan. Karya tersebut garapan seniman Yogyakarta Maria Tri Sulistyani dari Papermoon Puppet Theatre.

Pameran 100 Presepi in Vaticano digelar di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, sejak 8 Desember 2025 sampai 6 Januari 2026. Instalasi Indonesia bersanding dengan 132 gua Natal dari 23 negara lain, seperti Italia, Amerika, hingga Filipina.

Instalasi Weaving Hopes berdimensi 135 x 135 x 65 cm. Karya itu mengangkat kisah para ibu penenun di Mollo, Nusa Tenggara Timur.

Weaving Hopes jadi simbolis harapan dan perlawanan menjaga alam dan identitas budaya. Hal itu dihadirkan dengan simbol tangan-tangan yang menopang dan kain tenun Mollo yang membalut Keluarga Kudus.

"Tangan ini juga melambangkan bahwa kebaikan datang jika kita mau memulainya. Bagi saya, kain tenun ini menjadi lambang perlawanan, dan juga upaya manusia untuk melawan keserakahan manusia lain," tutur Maria dalam keterangan resmi, Rabu (24/12/2025).

Tak hanya dipamerkan, Weaving Hopes juga dipentaskan dalam bentuk teater boneka oleh Papermoon Puppet Theatre. Gelaran tersebut salah satunya di KBRI Takhta Suci dan disaksikan para diplomat serta perwakilan komunitas internasional.

"Pilihan Maria untuk menggunakan kain mama-mama dari Mollo, untuk membungkus Keluarga Kudus sungguh merupakan sebuah simbol yang sangat kuat untuk sebuah solidaritas penjelmaan Yesus di Hari Natal," ujar Ketua Program Doktor Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma, G. Budi Subanar.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Nina Handoko pun menyebut keikutsertaannya ini sebagai persembahan tulus untuk Indonesia.

"Kami yang berangkat ke Vatikan ini benar-benar bermodal nekat. Para performer sepakat untuk tidak meminta honor atau fee apa pun," katanya.



Simak Video "Video Gali Skill Nyeni Bareng 20Detik di Instalasi The Manipulated Yuk! "

(mau/wes)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork