Pangeran Charles Soroti Masa Depan Orkestra dan Teater Usai Pandemi Corona

Indah Mutiara Kami - detikHot
Selasa, 26 Mei 2020 15:32 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 11: Prince Charles, Prince of Wales laughs on stage as he attends the Princes Trust And TK Maxx & Homesense Awards at London Palladium on March 11, 2020 in London, England. (Photo by Yui Mok - WPA Pool/Getty Images)
Pangeran Charles / Foto: Yui Mok - WPA Pool/Getty Images
Jakarta -

Dunia seni ikut mengalami dampak besar dari pandemi virus Corona. Hal ini menjadi perhatian Pangeran Charles.

Pewaris takhta Inggris itu merupakan penyokong banyak institusi seni di negara tersebut. Saat pandemi virus Corona, teater dan aula konser mau tak mau harus tutup dan tak tahu kapan bisa buka lagi.

Dilansir BBC, Selasa (26/5/2020), Pangeran Charles mengatakan harus ada jalan keluar agar orkestra dan institusi seni dapat tetap berjalan. Menurutnya, industri ini juga penting untuk ekonomi.

"Ini sangat krusial agar mereka (institusi seni) dapat kembali dua kali lebih antusias daripada sebelumnya," kata Charles dalam wawancara dengan Classic FM.

Salah satu yang mengalami kesulitan sejak pandemi Corona adalah Royal Opera House. Mereka kehilangan 60% pemasukan sejak awal pandemi.

"Mereka sekarang dalam kesulitan yang luar biasa karena bagaimana cara mereka bangkit," ucap pangeran berusia 71 tahun ini.

"Ini memang bentuk karya seni yang sangat mahal tapi ini sangat penting karena dampaknya ke seluruh dunia. Kita harus memastikan orang-orang dan organisasi luar biasa ini bisa bertahan," tambah Charles.

Seperti diketahui, Pangeran Charles sempat tertular virus Corona pada bulan Maret lalu. Dia kini sudah sembuh.



Simak Video "29 Juli 1981, Pernikahan Megah Pangeran Charles dan Lady Diana"
[Gambas:Video 20detik]
(imk/tia)