detikHot

art

Sempat Dibuka, Biennale of Sydney ke-22 Kini Beralih ke Digital

Selasa, 24 Mar 2020 17:43 WIB Tia Agnes - detikHot
Biennale of Sydney Foto: Biennale of Sydney/ Istimewa
Jakarta -

Satu lagi pameran seni dua tahunan bergengsi di Australia yang terpaksa ditutup terkena imbas Corona. Biennale of Sydney yang ke-22 tadinya sempat dibuka pada 14 Maret, kini ditutup dan beralih ke digital.

Mulai 24 Maret, semua karya-karya yang dipamerkan pun beralih ke dunia maya. Pameran yang berada di naungan Biennale of Sydney pun ditutup.



"Akhirnya kami menemukan cara untuk tetap terhubung, untuk saling membantu, mendengarkan, berkolaborasi, dan menyembuhkan," ungkap juru bicara Biennale of Sydney, dilansir dari berbagai sumber, Selasa (24/3/2020).

Biennale of Sydney memajang lebih dari 700 karya seni karya 101 seniman internasional. Kini pengunjung mancanegara bisa melihat karya yang dipajang lewat platform Google Arts & Culture dan berinteraksi lewat podcast, tanya jawab, tur yang dikuratori, dan media sosial yang diambil alih dari seniman.

"Kami akan membuka ruang bagi seniman kami untuk terhubung dengan pencinta seni di seluruh dunia di tengah pandemi virus Corona," tukasnya.




Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/imk)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com