Museum Seni di New York Bersiap Ditutup Jika Virus Corona Meluas

Tia Agnes - detikHot
Senin, 09 Mar 2020 12:20 WIB
museum
Foto: (David Heald/Solomon R. Guggenheim Museum/Facebook)
Jakarta -

Ketika virus corona COVID-19 menyebar di Amerika Serikat, museum-museum seni lokal bersiap untuk ditutup. Pihak museum sudah menyiapkan segala hal yang terjadi untuk hal terbaru yang terjadi di kota New York.

Di kota New York, pasien positif corona meningkat dari sebelumnya. Sebanyak 21 orang meninggal di AS karena corona yang menyebar di 30 negara bagian.

Di kota New York dan negara bagian Californa ada 60 juta orang yang menghadapi langkah-langkah krisis corona. Juru bicara Museum Guggenheim di Manhattan, New York, juga sudah menyiapkan hal terburuk.



"Kesehatan staf dan pengunjung sangat penting bagi Guggenheim. Semua perjalanan yang tak penting telah ditangguhkan atau ditunda. Kami juga mendiskusikan rencana bagi staf bekerja di rumah atau kalau perlu ditutup," ujar juru bicara Guggenheim, dilansir dari Artnews.

Museum Morgn di New York juga bersiap untuk melakukan hal yang sama.

"Lembaga seni dan museum memasang pembersih tangan tambahan, memperbaiki papan nama di sekitar lokasi cuci tangan, dan menyiapkan pencegahan. Kami juga merencanakan hal yang terburuk dengan menutup museum," ungkap juru bicara, Frick Collection.



Simak Video "CDC China: Peningkatan Kasus Corona Tak Hanya Gegara Mutasi Virus"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)