detikHot

art

H(ART)BOUR Festival Gandeng Belasan Seniman

Rabu, 12 Feb 2020 17:21 WIB Tia Agnes - detikHot
H(ART)BOUR Festival Foto: H(ART)BOUR Festival/ Istimewa
Jakarta -

Digelar pertama kalinya, ASDP Indonesia Ferry menggagas H(ART)BOUR Festival sampai 21 Februari 2020. Belasan seniman Tanah Air pun diundang untuk memajang karya di sekitar Terminal Eksekutif Sosoro Merak sampai Eksekutif Anjungan Agung Bakauheni Bakaheuni, Lampung.

Mengusung tema 'Memory Harbour', tajuknya meminjam nama lukisan Jack B Yeats asal Irlandia tentang gagasan, ingatan-ingatan lama penumpang kapal. Ingatan tersebut lalu dimaknai dalam bentuk karya seni.

Para seniman yang memajang karya di antaranya adalah Olopolo (penggiat seni rupa), Lala Bohang (seniman, penulis), Ruth Marbun, Serrum (seniman, arthandler), Silly in Art/Slinat (street-artist Bali), WD - Wild Drawing (muralis), Wulang Sunu (ilustrator, dalang, desainer grafis, animator), Yosia Raduck (ilustrator), dan Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (penulis).

H(ART)BOUR Festival Gandeng Belasan SenimanH(ART)BOUR Festival Gandeng Belasan Seniman Foto: H(ART)BOUR Festival/ Istimewa



"Pameran seni rupa ini digagas dengan menampilkan karya-karya yang mencerminkan seni dan budaya Lampung. Para pengunjung akan menikmati untuk melihat masa lalu, masa kini, dan masa depan pelabuhan," tulis keterangan siaran pers, Rabu (12/2/2020).

Nantinya, malam puncak H(ART)BOUR Festival akan diisi oleh video mapping, pemutaran film, musik sampai kuliner.

"Saat ini, ASDP telah menghadirkan infrastruktur dan layanan andal dan nyaman mulai dari dermaga, terminal, dan kapal eksekutif," tutur Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Imelda Alini.

H(ART)BOUR Festival Gandeng Belasan SenimanH(ART)BOUR Festival Gandeng Belasan Seniman Foto: H(ART)BOUR Festival/ Istimewa



Pihak ASDP juga ingin memberikan pengalaman baru melalui festival seni yang dapat dinikmati warga Jakarta, Cilegon, Lampung, dan wisatawan lainnya.

"Festival seni ini mengajak kita meredefinisi kembali makna pelabuhan tidak lagi menjadi pelabuhan transit, tapi menjadi destinasi pilihan bagi setiap pengunjung terminal, baik yang ingin menyeberang atau tidak," tukasnya.




Simak Video "Wah! Ada Festival Seni di Terminal Merak-Bakaheuni"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com