detikHot

art

Bukan Beautifikasi, Jeihan Sukmantoro Lukis Orang dari Sisi Aura Mistik

Sabtu, 30 Nov 2019 14:42 WIB Tia Agnes - detikHot
Jeihan Sukmantoro Foto: Tia Agnes/ detikHOT Jeihan Sukmantoro Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Jeihan Sukmantoro dikenal sebagai pelukis 'mata hitam'. Lukisan yang dibuatnya selalu penuh dengan aura mistik dan membuat merinding siapapun yang melihat.

Bukan tanpa sebab, Jeihan kerap melihat setiap obyek maupun subyek yang dilukisnya dengan hal tersebut. Kurator independen, Mikke Susanto, yang pernah menjadi kurator pameran tunggal Jeihan pada 2014 menuturkan mengenai 'mistifikasi' yang ada di lukisan-lukisannya.

"Saat melukis, Pak Jeihan tidak bisa imajinasi total. Tetap butuh media seperti karakter yang ingin disampaikan. Hasilnya bukan beautifikasi atau mempercantik modelnya tapi Pak Jeihan mistifikasi," tutur Mikke saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/11/2019).

Kata 'mistifikasi' yang dimaksud Mikke adalah mengeluarkan aura mistik yang ada di diri seseorang. "Kalau melihat seseorang kan seperti diajak melihat sisi yang tidak tampak secara fisik. Itu daya tarik Pak Jeihan," katanya lagi.

"Pak Jeihan nggak mampu beautifikasi, meski ada model siapapun, tapi dia akan mengeluarkan sisi aura mistiknya. Artinya dimensi spiritual atau transendatal seseorang diukur lewat visualisasi Pak Jeihan," tutur Mikke lagi.




Kemampuan 'mistifikasi' dari seorang Jeihan yang dinilai Mikke sebagai kekuatan dan kelebihan sang seniman.

"Terutama ketika saya melihat Pak Jeihan melukis 'Satrio Piningit', yang lahirlah suatu kesan punya aura mistis yang kuat sekali. Karena konsepnya tidak tampak dan saat mengerjakan itu seperti beringas, energi Pak Jeihan keluar semuanya," tukasnya.

Jeihan Sukmantoro dikenal sebagai pelukis senior asal Bandung yang melukis obyek maupun subyek modelnya membuat matanya menjadi hitam. Ia meninggal di usia 81 tahun pada Jumat (29/11/2019) pukul 18.15 WIB di studionya di Jalan Padasuka, kota Bandung, Jawa Barat.


Simak Video "Gisel Gagal Gelar Perkara Kasus Video Syur karena Ledakan Monas"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com