detikHot

art

Tampil Beda! Drama Wayang Berbahasa Indonesia Jadi Kekuatan Swargaloka

Selasa, 18 Jun 2019 10:01 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: Drama Wayang Swargaloka (Agnes/detikHOT) Foto: Drama Wayang Swargaloka (Agnes/detikHOT)
Jakarta - Tak banyak yang tahu kalau ada drama wayang dengan naskah bahasa Indonesia yang diucapkan para pemain. Biasanya pertunjukan seperti itu menggunakan bahasa Jawa.

Namun bagi Swargaloka yang didirikan pasangan Suryandoro dan Dewi Sulastri itu wayang tetap harus kekinian dan masuk ke dalam perkembangan zaman.

"Termasuk pakai bahasa Indonesia. Wayang orang memang sudah punya tradisinya. Penonton akan tahu bagaimana sosok Arjuna, Kurawa, dan karakter lainnya yang secara penampilan saja sudah ngeh," ujar sutradara sekaligus penulis naskah, Irwan Riyadi saat diwawancarai usai pementasan di Gedung Kesenian Jakarta pada Senin (17/6/2019).


Pihak Swargaloka pun tak ingin hanya menerjemahkan naskah Jawa ke dalam bahasa Indonesia. Termasuk mengikuti unsur-unsur tradisi yang sudah menjadi pakem.

"Termasuk vocabulary dalam gerak tari. Kami ingin drama wayang ini bukan hanya milik orang Jawa atau Bali, tapi kami memasukkan unsur dari Kalimantan juga, Bali juga ada," lanjutnya.


Dia pun menambahkan, "Biar orang dengar wah drama wayang itu gue banget. Bukan kuno, semalam suntuk, dan feodal lagi. Kita mau wayang adalah milik kita bersama, masyarakat Indonesia," tutur Irwan.

Swargaloka melalui naskah-naskah yang ditulisnya ikut memperkaya wawasan tentang tokoh dan lakon pewayangan. Bersama dengan hadirnya kostum dan gending kreasi baru, sajian Swargaloka memberikan warna baru dalam teater pewayangan Tanah Air.
(tia/doc)


Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com