Karya sepanjang 2009-2018 menggambarkan berbagai suasana gembira, sedih, dan labil sepanjang kekaryaannya. Ada juga emosi memilukan yang terpajang di karyanya tersebut.
Karya-karya Bob Sick dikenal spontan dan seolah-olah dikerjakan dalam kondisi fugue atau kondisi saat seseorang melupakan identitas aslinya. Serta setelah bangun, kanvas lukisannya pun jadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Judul pameran tunggalnya kali ini 'Sick' dan diartikan sebagai penghormatan terhadap fokus berkesenian yang tak henti-hentinya.
"Tema lukisan-lukisan Bob Sick adalah agama yang luas meliputi masalah politik, pribadi, dan sosial. Karya-karyanya pun disandingkan oleh Basquiat, tapi Bob Sick tetap setia pada dirinya sendiri," tulis keterangan Vallette Gallery, seperti dalam keterangan yang diterima detikHOT.
Pendiri Srisasanti Syndicate, Eddy Prakoso menuturkan Bob Sick sebagai seorang seniman telah memberikan pilihannya. "Dia ingin fokus pada karya-karyanya dan untuk mengembangkan kreativitasnya. Apa lagi yang bisa dilakukan kamu, Bob? Jangan berhenti sampai Tuhan mau," ucapnya.
Bob Sick merupakan lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Di tahun 1994, ia pernah menerima penghargaan Hadiah Affandi.











































