DetikHot

art

Pameran Memedi Sawah, Mengajak Bangsa Indonesia Melawan Ketakutan

Minggu, 24 Mar 2019 18:28 WIB  ·   Pradito Rida Pertana - detikHOT
Pameran Memedi Sawah, Mengajak Bangsa Indonesia Melawan Ketakutan Foto: Pradito Rida Pertana/ detikHOT
Yogyakarta - Seniman asal Yogyakarta, Hari Budiono menggelar pameran dengan tema 'Memedi Sawah' (orang-orangan sawah) di Bentara Budaya, Kota Yogyakarta. Sebanyak 100 memedi sawah ditampilkan dalam pameran yang ingin mengajak bangsa Indonesia melawan ketakutan.

Hari menjelaskan, bahwa memedi sawah dikenal untuk menakut-nakuti burung yang hendak merusak tanaman di sawah. Menurutnya, sifat memedi sawah yang menakut-nakuti dan mengancam diumpamakan dengan kondisi yang dialami bangsa Indonesia saat ini.

Di mana saat ini bangsa Indonesia semakin banyak ditakut-takuti dengan ancaman yang muncul seperti aksi terorisme. Karena itu, Hari ingin memamerkan 100 memedi sawah, di mana setiap memedi sawah terdapat lukisan wajah manusia dengan pose tertawa.

"Seperti ancaman kan memedi sawah itu dan membuat takut, karena itu temanya (pameran) memedi sawah dalam arti melawan ketakutan. Karena ketakutan itu menjadi momok keseharian kita, dan sebagai bangsa saat ini kita menghadapi berbagai ketakutan seperti aksi teror," ujar Hari saat ditemui di Bentara Budaya Yogyakarta, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) malam.

"Jadi ketakutan yang dialami bangsa ini saya visualkan sebagai memedi sawah, dan dalam pameran ini memedi sawahnya ada lukisan wajah orang sedang tertawa. Itu agar orang-orang kalau melihat memedi sawah jadi nggak takut dan ikut tertawa," imbuhnya.

Menurutnya, 100 wajah orang tertawa di setiap memedi sawah yang dipamerkan berisi wajah tokoh-tokoh berpengaruh di Indonesia. Hari menyebut, pemilihan tokoh-tokoh tersebut untuk membangun emosi antara karya yang dipamerkan dengan pengunjung pameran.

"Ada 100 wajah sama syair Ibu Pertiwi kalau lukisan ada 11 buah. Tokoh-tokoh di wajah itu acak aja dan saya maksudkan mereka semua jadi anonim, maksudnya ini lho rakyat Indonesia," ucapnya.

"Harapannya dengan melihat wajah-wajah tertawa pada memedi sawah itu masyarakat bisa keluar dari ketakutan dan kembali menjadi bangsa yang ramah, punya ketulusan dan persatuan yang bagus, karena sekarang persatuan kita sedang terkikis," ujarnya.

Hari menambahkan, pengerjaan karya tersebut sudah dimulai sejak satu setengah tahun lalu. Bahkan, sebetulnya Hari ingin memamerkan karya-karyanya lebih awal, namun karena menunggu momentum, ia memilih memamerkannya saat ini.

"Pengerjaan satu setengah tahun yang lalu, sebenarnya setengah tahun lalu mau saya pamerkan, tapi menunggu momen dan sekarang pas menjelang Pemilu," ucapnya.

Pameran Memedi Sawah. Pameran Memedi Sawah. Foto: Pradito Rida Pertana/ detikHOT


Sementara itu, kurator pameran Memedi Sawah, Romo Sindhunata mengatakan, bahwa tema yang diusung Hari Budiono sesuai dengan kondisi yang dialami bangsa Indonesia saat ini. Menurutnya, dengan pameran tersebut ia berharap bangsa Indonesia tidak takut lagi menghadapi ancaman-ancaman yang silih berganti datang.

"Saya kira spektakuler ya oameran ini, temanya sederhana tapi menjelaskan hal yang kompleks dan relevan. Maksud pameran ini kan sebetulnya mengajak agar kita jangan kalah dengan ketakutan dan menjadi bangsa yang tertawa saat menghadapi setiap ketakutan," ujarnya.

Pameran Memedi Sawah. Pameran Memedi Sawah. Foto: Pradito Rida Pertana/ detikHOT


"Contohnya kita tertawa saat menghadapi ketakutan seperti teror, hasutan dan politik yang memecah belah," sambung Sindhunata.

Perlu diketahui, pameran 'Memedi Sawah' dibuka 23 Maret 2019 dan untuk pamerannya sendiri berlangsung hingga 30 Maret 2019.
(nkn/nkn)

Photo Gallery
1 1 2 3 4
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed