ruangrupa Terpilih Jadi Direktur Artistik Documenta 15

ADVERTISEMENT

ruangrupa Terpilih Jadi Direktur Artistik Documenta 15

Tia Agnes - detikHot
Senin, 25 Feb 2019 13:48 WIB
Anggota Ruangrupa di 2019: Ajeng Nurul Aini, Farid Rakun, Iswanto Hartono, Mirwan Andan, , Indra Ameng, Ade Darmawan, Daniella Fitria Praptono, Julia Sarisetiati, and Reza Afisina.Foto: GUDSKUL/JIN PANJI
Jakarta - Kolektif seniman asal Jakarta ruangrupa terpilih menjadi Direktur Artistik Documenta 15. Dari 10 anggota komite Documenta 15, suara bulat jatuh pada pilihan ruangrupa Jakarta.

"Kami telah menunjuk ruangrupa karena mereka menunjukkan kemampuannya untuk menarik berbagai kelompok seniman. Termasuk kelompok yang melampaui seni murni dan mereka berkomitmen untuk berpartisipasi mempromosikan Documenta 15," ujar Komite Penemuan Documenta 15 Elvira Dyangani Ose dan Philippe Pirotte seperti dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Senin (25/2/2019).

Pendekatan kuratorial mereka, lanjut keduanya, berdasarkan jaringan internasional organisasi seni berbasis komunitas lokal.



"Kami ingin melihat bagaimana ruangrupa akan mengembangkan proyek konkret untuk dan dari Kassel. Alasan lainnya memilih mereka sebagai Direktur Artistik adalah kekuatan inovatif mereka berasal dari organisasi independen yang aktif di masyarakat," katanya.

ruangrupa yang berarti 'ruang untuk seni' didirikan oleh enam orang seniman termasuk Ade Darmawan di awal dekade 2000an. Wadah inilah yang menjadikan tempat kreasi dan pameran bagi para seniman baru di Jakarta.

Kolektif ini telah berpartisipasi di banyak proyek kerjasama dan pameran internasional. Di antaranya adalah Gwangju Biennale (2002 dan 2018), Istanbul Biennale (2005), Triennial Seni Kontemporer Asia Pasifik (2012), Singapore Biennale (2011), Sao Paulo Biennale (2014), hingga Cosmopolis di Centre Pompidou (Paris, 2017).



Farid Rakun dan Ade Darmawan mewakili ruangrupa saat pengumuman Direktur Artistik Documenta 15. "Kami ingin membuat platform seni dan budaya yang berorientasi global, kooperatif antar disiplin ilmu yang berdampak di Documenta 15," ujarnya.

Documenta 15 yang berlangsung di Kassel, Jerman, selama 100 hari, mulai dari 18 Juni hingga 25 September 2022. Festival seni bergengsi di Jerman itu untuk pertama kalinya kepemimpinannya berasal dari Asia.


(tia/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT