DetikHot

art

Alasan Melissa Sunjaya Tertarik Gunakan Teknik Sablon

Jumat, 08 Feb 2019 21:13 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Alasan Melissa Sunjaya Tertarik Gunakan Teknik Sablon Foto: Tia Agnes/detikHOT
Jakarta - Seniman visual Melissa Sunjaya tengah memamerkan 19 karya dengan berbagai ukuran di eksibisi 'Serigraphy'. Tertarik sejak 2010 lalu, seniman yang dikenal lewat merek brand premium Tulisan punya alasan tersendiri.

Melissa menceritakan tertarik menggunakan metode sablon ketika tengah jalan-jalan di kawasan Pasar Senen. Saat itu ia merasa banyak industri sablon yang tidak dihargai oleh publik umum.

"Selembar sablon harganya lebih murah daripada digital printing. Di kuliah saya, saya belajar spesialisasi dari print making dan saya berguru pasa masternya dan menggunakan spesifikasi kain yang dibuat khusus," ujarnya di Artotel Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019).




Lulusan Desain Komunikasi Visual Art Center College of Design Pasadena, California itu merasa ada banyak potensi yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha maupun seni dari metode sablon. Hal tersebut yang membuatnya mendirikan brand Tulisan.

Lewat metode 'Serigraphy' tersebut, ia ingin berbagi kepada publik umum agar meningkatkan apresiasi terhadap sablon. "Saya juga ngajar dan banyak bikin video-video kecil, dari matriks sampai pematangan hasil cetak serigraphy ini," lanjutnya.

Metode sablon yang ramah lingkungan ala Melissa pun akhirnya mendapat sertifikasi. Lewat cara sertifikasi yang sesuai prinsip berkesinambungkan eco-friendly ini selalu diperbaharui.

"Buat saya ini sesuatu yang wah dan terus menerus diperbaharui lagi sistemnya," pungkasnya.

Karya-karya ramah lingkungan Melissa yang berada di atas kanvas ramah lingkungan bisa dilihat di lantai Mezanine, Artotel Thamrin, Jakarta Pusat hingga 25 Maret 2019 mendatang.
(tia/dar)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed