107 Galeri Mancanegara Ikuti Art Central Hong Kong, Siapa yang Menonjol?

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 06 Feb 2019 14:04 WIB
107 Galeri Mancanegara Ikuti Art Central Hong Kong, Siapa yang Menonjol? Foto: Jacquie Manning/ Art Central HK
Jakarta - Art Central yang bekerja sama dengan United Overseas Bank (UOB) kembali hadir pada 27-31 Maret 2019 di Hong Kong. Sebanyak 107 galeri internasional hadir kali ini, 32 di antaranya baru pertama kalinya berpartisipasi.

Dari 107 galeri seni, ada 75 persen yang berasal dari Asia Pasifik dan dikenal sebagai galeri bergengsi. Tahun ini Art Central bakal menampilkan komitmen ekologi seni lokal yang ada di Hong Kong dan negara-negara Asia lainnya.

Managing Director Charles Ross menuturkan edisi kelima Art Central makin menantapkan dirinya sebagai salah satu acara terkemuka di kawasan Asia.



"Kami ingin menyatukan antara seniman, kolektor internasional, penggemar seni, dan pencinta seni di Art Central Hong Kong. Melalui penyajian seni progresif dengan kualitas terbaik di lingkungan yang dapat diakses, Art Central bakal memperkaya pengalaman publik sehingga mampu menginspirasi di tahun ini," katanya dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Rabu (6/2/2019).

Siapa saja galeri-galeri yang menonjol di Art Central Hong Kong?

1. Gallery Hyundai (Seoul)
Kembali hadir di Art Central, galeri bergengsi di negeri Ginseng ini menampilkan keberagaman skena seni di Korea. Di antaranya adalah master dansaekhwa Chung Sang-hwa, pelukis kontemporer Seundja Rhee, Suh Seok, Seung-taek Lee, Shin Sung Hy, Minjung Kim, dan master kinetik Choe-U Ram.

2. Puerta Roja (Hong Kong)
Puerta Roja menghadirkan seniman profesional dan pendatang baru dari Spanyol dan Amerika Latin. Di antaranya Carlos Cruz-Diez, Fernando Prats (Chili), Laurent Martin, Javier León Pérez, dan María García Ibáñez.
107 Galeri Mancanegara Ikuti Art Central Hong Kong, Siapa yang Menonjol?107 Galeri Mancanegara Ikuti Art Central Hong Kong, Siapa yang Menonjol? Foto: Jacquie Manning/ Art Central HK

3. Marc Straus (New York)
Galeri ini menghadirkan dua seniman pionir kanvas berbentuk keras, Charles Hinman dan Yuki Hayama yang dikenal sebagai seniman keramik kontemporer.



4. Whitestone Gallery (Hong Kong, Taipei, Tokyo, Karuizawa)
Galeri ini menampilkan Kazuo Shiraga, Tsuyoshi Maekawa, Chiyu Uemae, Sozo Shimamoto, Yuko Nasaka, dan juga Tadaaki Kuwayama yang menghadirkan potongan 3D untuk pertama kali di Hong Kong.

5. Over the Influence (Hong Kong)
Berbeda dari 2D atau 3D, galeri ini menonjol dari karya seniman jalanan. Di antaranya karya Shepard Fairey, Cleon Peterson, Invader, VHILS, Ron Arad, Nobuyoshi Araki, dan termasuk seniman pendatang baru di seni urban Nydia Blas, Scott Campbell, Jonni Cheatwood, dan Mike Lee.

(tia/nkn)