DetikHot

art

Pertunjukan Teater Harry Potter di New York Habiskan Dana Rp 931 M

Senin, 16 Apr 2018 14:00 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Pertunjukan Teater Harry Potter di New York Habiskan Dana Rp 931 M Pertunjukan Teater Harry Potter di New York Habiskan Dana Rp 931 M Foto: Dorothy Hong/ Pottermore
Jakarta - Pertunjukan teater Harry Potter saat di West End London dipuji media internasional karena eksterior dan interior gedung yang direnovasi. Digelar di Broadway New York, tampilan depan Gedung Teater Lyric diubah dengan mengagumkan.

Kabarnya total keseluruhan biaya produksi 'Harry Potter and the Cursed Child' menghabiskan dana sebesar Rp 931 miliar. Termasuk Rp 486 miliar untuk biaya produksi pertunjukan dan Rp 452 miliar khusus merenovasi gedung pertunjukan agar nuansa Harry Potter terasa.

Teater 'Harry Potter and the Cursed Child' dibagi dalam dua bagian dan dibuka pada 22 April mendatang. Biaya yang mencapai angka Rp 1 triliun itu disebut sebagai pertunjukan broadway termahal yang pernah dibuat di seluruh dunia.



Direktur Commercial Theater Institute Tom Viertel mengatakan Harry Potter adalah satu merek yang paling populer.

"Harry Potter bisa menghasilkan satu ton uang dan judulnya jarang ada di panggung broadway manapun," tutur Tom Viertel dilansir dari NY Times, Senin (16/4/2018).

Pertunjukan Teater Harry Potter di New York Habiskan Dana Rp 931 MPertunjukan Teater Harry Potter di New York Habiskan Dana Rp 931 M Foto: Dorothy Hong/ Pottermore


Gedung Teater Lyric pun disebut teater terbesar yang ada di Broadway. Demi menunjang pertunjukan, eksterior Teater Lyric pun diubah. Tak lagi menampilkan seorang anak kecil yang duduk meringkuk di dalam sangkar burung di bagian depan, namun posisinya diubah berada di atas gedung.



Di bagian depan, terdapat tulisan 'Harry POtter and the Cursed Child' dengan font yang tegas serta landmark yang seperti gelombang ombak. Pekerjaan di depan gedung saja menghabiskan Rp 136 miliar.

Di bagian lobi, terdapat burung phoenix, naga, dan dinding lobi yang menampilkan cetakan patronus. Didominasi oleh warna yang gelap, sebagian besar dinding dicat warna raven plume dengan karpet khusus monogram H.

"Kami ingin menciptakan suasana yang berbeda, tanpa melintasi batas. Seperti ke taman hiburan," ujar Colin Callender salah seorang produser 'The Cursed Child.

"Kami merasa sangat penting bagian lobi dan front-house memiliki atmosfer dunia Harry Potter. Karena ini adalah awal dari pengalaman penonton," tambahnya lagi.


(tia/tia)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed