DetikHot

art

Seniman Indonesia Jadi Finalis Sovereign Asian Art Prize 2018

Jumat, 02 Mar 2018 18:12 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Seniman Indonesia Jadi Finalis Sovereign Asian Art Prize 2018 Seniman Indonesia Jadi Finalis Sovereign Asian Art Prize 2018 Foto: The Sovereign Asian Art Prize
Jakarta - The Sovereign Art Foundation mengumumkan daftar 30 finalis yang masuk dalam penyelenggaraan The Sovereign Asian Art Prize tahun ini. Penghargaan bergengsi seni kontemporer di Asia telah berlangsung yang ke-14 kalinya.

Lebih dari 70 kurator seni independen dari Asia Pasifik yang menominasikan 328 seniman dengan 530 karya yang tersebar di 28 kawasan. Beberapa nama di antaranya yang menyeleksi adalah Alexandra A.Seno dari Asia Art Archive di Hong Kong, penulis David Elliott, Fumio Nanjo Direktur Mori Art Museum Tokyo, editor Financial Times Jan Dalley, dan seniman kontemporer Rashid Rana.

Dari 30 daftar nominasi ada nama Patricia Untario yang menampilkan karya berjudul 'Together Alone (After Nightsea Crossing by Marina Abramovic & Ulay)'. Selain dia masih ada empat seniman dari China, Hong Kong, India, Jepang, Kazakhstan, Korea, Makau, Pakistan, Filipina, Singapura, dan Taiwan.



Dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Ketua tim dewan juri David Elliott mengatakan di edisi yang ke-14 seniman yang masuk nominasi beragam.

"Sejak dimulai, penghargaan ini merefleksikan kekayaan budaya dari setiap daerah. Serta mengembangkan dengan seni kontemporer yang terjadi belakangan ini," tutur Elliott.

Nantinya mulai dari 26 April sampai 5 Mei, semua finalis akan memamerkan karyanya di HART Hall di H Queen's G/F 80 Queen's Road Central, Hong Kong. Baru di tanggal 8-10 Mei karyanya akan dipamerkan di The James Christie Room di Balai Lelang Christie's 2/F Alexandra House, 18 Chater Road di Hong Kong.




(tia/dal)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed