DetikHot

art

Melukis dengan Teknik Gutha Tamarin Ada Tantangannya, Seperti Apa?

Kamis, 10 Ags 2017 13:28 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Melukis dengan Teknik Gutha Tamarin Ada Tantangannya, Seperti Apa? Melukis dengan Teknik Gutha Tamarin Ada Tantangannya, Seperti Apa? Foto: Galeri Nasional Indonesia
Jakarta - Ada 36 karya visual yang menampilkan tokoh perempuan Tanah Air dan kini tengah dipajang di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Karya-karya tersebut menggunakan teknik gutha tamarin dalam perkembangan batik. Apa ada tantangannya?

Kurator pameran, Citra Smara Dewi mengatakan teknik gutha tamarin kerap disebut sebagai teknik 'batik dingin' karena tidak menggunakan alat pemanas seperti kompor.

"Visualisasi karya batik dengan menggunakan teknik Gutha Tamarin hampir sama dengan visualisasi teknik batik tradisonal sehingga tidak menghilangkan esensi batik itu sendiri," kata Citra Smara Dewi, Kamis (10/8/2017).



Di pameran yang ditampilkan kali ini, ke-34 perupa tak hanya menggunakan teknik gutha tamarin tapi dipadukan dengan teknik melukis. Sehingga terdapat konsep mixed media antara batik, seni lukis, serta bahan kain sutra.

Melukis dengan Teknik Gutha Tamarin Ada Tantangannya, Seperti Apa? Melukis dengan Teknik Gutha Tamarin Ada Tantangannya, Seperti Apa? Foto: Galeri Nasional Indonesia


Menurut Citra Smara Dewi, berkarya dengan teknik tersebut ada kesulitan yang tinggi. Seperti ketika menggores kuas untuk menghasilkan gambar tokoh yang tepat. "Untuk menghasilkan bentuk yang optimal, maka perlu konsentrasi tinggi, setiap tarikan garis harus diikuti dengan "ritual" menahan napas agar tidak salah merintang pasta."



Selain itu, kegagalan yang sering terjadi adalah cat 'mbeleber'. Saat proses kukus atau merebus kain untuk memperkuat warna agar tidak luntur jika kena tetesan air, juga menjadi kesulitan tersendiri.

"Secara keseluruhan hasil karya seni visual "eksplorasi teknik gutha tamarin" dengan perpaduan goresan kuas ini terbilang baik, bahkan sebagian karya terlihat lebih bagus dari harapan awal. Hasil akhir karya yang bersifat "unpredictable"," pungkas Citra.

Pameran lukisan menggunakan teknik gutha tamarin masih bisa dilihat hingga 21 Agustus mendatang.


(tia/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed