DetikHot

art

Fatmawati hingga Cut Meutia Dilukis dengan Teknik Gutha Tamarin

Kamis, 10 Ags 2017 12:45 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Fatmawati hingga Cut Meutia Dilukis dengan Teknik Gutha Tamarin Fatmawati hingga Cut Meutia Dilukis dengan Teknik Gutha Tamarin Foto: Galeri Nasional Indonesia
Jakarta - Masih dalam bulan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Galeri Nasional Indonesia mempersembahkan pameran yang diberi judul 'Visualisasi Ekspresi Pahlawan dan Tokoh Perempuan'. Uniknya, pameran menampilkan eksplorasi teknik pengembangan batik dengan gutha tamarin.

Gutha tamarin adalah bahan dasar berupa biji buah asam yang dihaluskan. Bubuk asam kemudian dihaluskan dan dicampur air secukupnya dan sedikit lemak nabati menjadi sejenis pasta. Teknik Gutha Tamarin dipadukan dengan goresan kuas, sehingga terdapat konsep mixed media antara teknik batik dan lukis dalam kain sutra.

Ada 36 karya sejarah visual dari 34 perupa yang merupakan pengajar seni di Tanah Air. Beragam ekspresi model perempuan berhasil dilukiskan dengan gaya realisme, dekoratif, sampai sentuhan kubisme.


Fatmawati hingga Cut Meutia Dilukis dengan Teknik Gutha Tamarin Fatmawati hingga Cut Meutia Dilukis dengan Teknik Gutha Tamarin Foto: Galeri Nasional Indonesia


Salah seorang kurator pameran, Citra Smara Dewi, mengatakan tokoh perempuan dan bagaimana seniman menginterpretasikan sejarah lewat pendekatan visual menjadi menarik. "Pemilihan pahlawan dan tokoh perempuan pada pameran sejarah visual ini memang tak bisa dilepaskan dari peran perempuan sejak masa sebelum dan sesudah kemerdekaan," kata Citra Smara Dewi dalam keterangan yang diterima detikHOT, Kamis (10/8/2017).

Dari 36 karya yang dipajang, masing-masing memiliki interpretasi yang berbeda. Misalnya saja, Nuning Damayanti yang melukis Fatmawati Soekarno. Dia ingin menyampaikan bahwa Fatmawati adalah 'ibu semua kepulauan' bukan milik etnis tertentu.

"Interpretasi tersebut disampaikan melalui kibaran bendera merah putih sebagai background karya," katanya lagi.


Fatmawati hingga Cut Meutia Dilukis dengan Teknik Gutha Tamarin Fatmawati hingga Cut Meutia Dilukis dengan Teknik Gutha Tamarin Foto: Galeri Nasional Indonesia


Sementara Ariesa Pandawangi yang mengangkat sosok Cut Meutia, mempertimbangkan kearifan lokal dari Cut Meutia yaitu Aceh. Ariesa mencoba menangkap spirit tersebut dengan ornament islam seperti geometri, flora dan fauna yang terdapat pada ornamen masjid di Aceh.

Pameran berlangsung hingga 21 Agustus mendatang di Gedung C, Galeri Nasional Indonesia. Simak artikel lainnya!



(tia/dar)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed