Komunitas Tari Hip Hop hingga Pool Dance Ikuti Jakarta Dance Carnival 2017

Komunitas Tari Hip Hop hingga Pool Dance Ikuti Jakarta Dance Carnival 2017

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 02 Mei 2017 19:14 WIB
Komunitas Tari Hip Hop hingga Pool Dance Ikuti Jakarta Dance Carnival 2017
Foto: Tia Agnes/detikHOT
Jakarta - Jakarta Dance Carnival 2017 segera dibuka pada Sabtu (6/5) mendatang. Sebanyak 150 sanggar dan 1500 penari akan meramaikan hajatan yang digelar oleh Indonesia Dance Community.

Ketua pelaksana Jakarta Dance Carnival 2017, Vita Valeska, mengatakan komunitas tari dari beragam genre akan meramaikan acara tersebut.

"Jakarta Dance Carnival 2017 mengajak siapapun yang mau menari dan meramaikan festival tersebut. Kami akan mulai dari jam 10 pagi sampai 12 malam, non stop," terang Vita Valeska usai jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebutkan komunitas atau sanggar tari yang berpartisipasi di antaranya adalah Dance Wave Center, La Salsa Indonesia, Pool Dance dari Vicky Burki, Tribal Babe Bali Dance, Citra Art Studio (CAS) Minang, Sanggar Sanggita Kencana Budaya, Cipta Urban TIM, SIGMA, Animal Pop dari Jacky Siompo, On Stage Ballet Academy, Limpapeh Minang, Himpunan Mahasiswa Tari IKJ, dan lain-lain.

"Dari Korean pop dance, salsa, seni tari tradisi sampai yang kontemporer ada. Tanpa batasan koreografi apapun," kata Vita Valeska.

Jakarta Dance Carnival 2017 dimulai pukul 10 pagi dengan pertunjukan tari anak-anak yang dijadwalkan ada 40 komunitas dari TK, SD, dan sanggar anak. Dilanjutkan pukul 13.00 siang akan ada sesi sharing dari make up artist Teater Koma, Sena. Lalu, dari sore hingga jam 12 malam akan ada karnaval tari di 10 titik kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Kusmawati dari Galaksi Production asal Bekasi kali ini akan mementaskan tarian berjudul 'Kancet Lasanpo' Buruy' asal Kalimantan Timur.

"Ini kali ketiga kami mengikuti Jakarta Dance Carnival dan akan membawa 21 penari. Bukan tarian yang terinspirasi dari napas Aceh saja tapi sekarang dari Kalimantan Timur," pungkas Kusmawati. (tia/dar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads