Masyarakat Komik Indonesia Komentari Kontroversi Komik 'X-Men Gold #1'

Masyarakat Komik Indonesia Komentari Kontroversi Komik 'X-Men Gold #1'

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 09 Apr 2017 17:36 WIB
Masyarakat Komik Indonesia Komentari Kontroversi Komik X-Men Gold #1
Foto: Istimewa
Jakarta - Perdebatan mengenai kontroversi komik 'X-Men Gold #1' di sosial media belum berakhir. Masyarakat Komik Indonesia yeng berdiri pada 15 Maret 1997 buka suara mengenai polemik di pembaca komik Tanah Air serta dunia.

Ketua Umum Masyarakat Komik Indonesia, Rizqi Rinaldy Mosmarth, ketika dihubungi detikHOT, mengatakan pro kontra komik 'X-Men Gold #1 dinilai wajar menjadi pembicaraan dunia. "Karena memang komiknya untuk peredaran internasional. Dan dari salah satu penerbit komik terbesar di dunia," tuturnya, Minggu (9/4/2017).

Menurut Rizqi, sisipan simbol di lembaran komik yang digarap oleh Ardian Syaf itu disebut dengan 'puting hidden reference' atau 'meletakkan referensi tersembunyi'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Referensi itu tidak berhubungan dengan jalan cerita secara umum, namun menjadi cara untuk ilustrator komik menyampaikan pesan tersirat. Seringnya merupakan pandangan pribadi," jelas Rizqi yang juga editor dari Majalah Komik FIGHT.

Sayangnya, penyampaian pesan Ardian adalah isu yang amat sensitif. "Apalagi jika bersenggolan dengan pembaca komik secara umum, yaitu mayoritas di Amerika (Serikat) dan sisanya di seluruh dunia."

Meski terdapat pandangan pribadi yang sengaja disisipkan dalam lembaran komiknya, namun menurut Rizqi seharusnya hal tersebut tidak terjadi.

"Ini ada potensi menyinggung dan juga kurang etis. Jadi menimbulkan pro dan kontra di kalangan pembaca komik," pungkasnya.

Sejak Rabu pekan ini (5/4), komik terbitan Marvel 'X-Men Gold #1' menjadi pembicaraan lantaran terdapat angka Aksi Damai 212 dan simbol 'QS 5:51 di salah satu kostum anggota X-Men. X-men menceritakan tentang kehadiran mutan di bumi. Komik yang terbit pertama kali di bulan September 1963 itu diciptakan oleh Stan Lee dan Jack Kirby.

Baca Juga: Soal 'X-Men Gold #1', Ardian Syaf Tegaskan Sudah Jelaskan pada Marvel (tia/ken)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads