'Manusia Istana' Puisi Maskulin yang Dibawakan Feminin

'Manusia Istana' Puisi Maskulin yang Dibawakan Feminin

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Sabtu, 28 Jan 2017 07:25 WIB
Manusia Istana Puisi Maskulin yang Dibawakan Feminin
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Radhar Panca Dahana dan para selebriti sukses membawakan pesan 'nyinyir' terhadap kondisi politik hingga hukum negeri ini lewat 'Manusia Istana'.

"Saya berama teman-teman mempunyai cara yang kita punya menyampaikan secara artistik sebagian kita berbudaya, mengekspresikan hati batin kita tentang negeri ini. Karena negeri ini memiliki tidak sedikit masalah, seperti politik hingga hukum, " ujarnya Radhar Panca Dahana di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, (27/1) malam.

Radhar juga mengungkapkan mengapa pertunjukan kali ini dibawakan para selebriti wanita. Menurutnya ia memang sengaja membuat puisinya tak terlihat maskulin dan ingin berbeda dari seniman lain yang lebih frontal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya terus terang puisinya maskulin, berbahasa maskulin itu dibunyikan yang oleh yang feminim, kita tahu seperti sebelumnya, kalo kayak Maudy ya dia jadi ada penghalusan. Dalam retorika diksi keras tapi artistik pesannya sampi dengan baik. Kalau saya yang bacain mungkim pas keluar banyak yang mau bacok saya. Saya rasa siapa yang mau bacok Maudy atau Olivia," imbuhnya lagi.

Teatrikal puisi tersebut diangkat dari buku antologi puisi terbaru Radhar berjudul 'Manusia Istana'. Berkisah tentang keprihatinannya tentang keadaan di Indonesia, khususnya isu politik dan budaya.

Dibawakan oleh sejumlah aktris kenamaan seperti Olivia Zalianty, Cornelia Agatha, Dinda Kanya Dewi hingga Slank dan Tony Q. Dapat disaksikan langsung di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, 28 Januari. (nu2/nu2)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads