Seniman asal Tokyo Yui Yaegashi untuk pertama kalinya berpameran di Parrasch Heijnen Gallery, Los Angeles. Uniknya, ada salah satu lukisan terkecil yang dipajangnya. Berjudul 'Fixed Point Observation', keindahan yang sulit dipahami itu diwujudkannya dalam kanvas berukuran 7,5 inci dengan lebar 5 inci.
Dia memajang 12 lukisan terkecil di atas dinding. Pengunjung harus berdiri sangat dekat agar bisa mengamati lukisannya. Karena bukan lukisan abtrak, figuratif, maupun penuh dengan pemandangan, tapi lukisannya lebih bermain di persoalan tekstur, warna, luminositas, dan kedalaman sebuah karya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadang-kadang Yaegashi hanya menggunakan satu warna. Namun, terkadang elemen tumpang tindih membentuk pola yang kompleks. Seperti lukisan 'Exchange' yang hanya terdiri dari satu warna yakni biru tua.
Lukisan itu hanya menampilkan satu warna dengan tekstur kasar. Di satu sisi, lukisannya berwarna biru muda dengan tekstur yang tak kalah kasarnya. Berbeda dengan lukisan 'White Lane' (2016) yang dibuatnya dengan warna abu-abu, biru tua, biru muda, hijau muda, kuning, dan hijau tua.
Pameran Yui Yaegashi dipamerkan di Parrasch Heijnen Gallery, 1326 S. Boyle Ave., Los Angeles, hingga 21 Januari mendatang.
(tia/dar)











































