10 Novel Terhot yang Curi Perhatian Tahun Ini

HOT TOP TEN 2016

10 Novel Terhot yang Curi Perhatian Tahun Ini

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 01 Jan 2017 18:15 WIB
10 Novel Terhot yang Curi Perhatian Tahun Ini
Foto: Tia Agnes
Jakarta - Pergantian tahun baru saja berlangsung semalam. Sepanjang 2016, novel-novel berkualitas karya anak bangsa terbit meramaikan industri perbukuan Tanah Air.

Beberapa di antaranya adalah karya penulis pendatang baru yang digemari pembaca. Siapa sajakah daftar 10 novel terhot?

detikHOT pun merangkum dan memilih 10 novel terhot:

O - Eka Kurniawan

Foto: Tia Agnes
Novel 'O' menjadi novel keempat sekaligus buku ketujuh dari Eka Kurniawan yang diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) Maret 2016 lalu. Novel ini menjadi perbincangan karena karakter-karakter yang dituliskan oleh Eka.

Ada seekor monyet bernama 'O' yang ingin menikah dengan Kaisar Dangdut O yang bernama Entang Kosasih. Kisah cinta dan kehidupan pribadi O terus bergulir sekaligus makin disemarakkan dengan kehadiran dari Betalumur dan Kirik.

Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi- Yusi Avianto Pareanom

Foto: Istimewa
Novel karya Yusi Avianto Pareanom yang berjudul 'Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi' berhasil meraih penghargaan sastra bergengsi Kusala Sastra Khatulistiwa 2016, dan mengalahkan empat kandidat lainnya.

Mengisahkan tentang Sungu Lembu yang menjalani hidup membawa dendam. Raden Mandasia menjalani hari-hari memikirkan penyelamatan Kerajaan Gilingwesi. Keduanya bertemu di rumah dadu Nyai Manggis di Kelapa. Sungu Lembu mengerti bahwa Raden Mandasia yang memiliki kegemaran ganjil mencuri daging sapi adalah pembuka jalan bagi rencananya. Maka, ia pun menyanggupi ketika Raden Mandasia mengajaknya menempuh perjalanan menuju Kerajaan Gerbang Agung.

Architecture of Love - Ika Natassa

Foto: Pribadi/ Ika Natassa
Baru seminggu rilis, novel Ika Natassa 'Architecture of Love' masuk cetakan ketiga dengan tiras 35.000 eksemplar. Uniknya, proyek ini diluncurkan berkat kerjasama dengan pihak Twitter Indonesia. Ika pun menamai proyek Pollstory yang dimulai pada 31 Desember 2015 dan berakhir 14 Februari. Proyeknya berhasil menarik 40 ribu pembaca seluruh dunia.

Di penghujung, lewat proyek Pollstory yang sama, Ika kembali menggaet pembacanya dengan kisah lanjutan Raia dan River, setelah setahun pertemuan keduanya.

Inteligensi Embun Pagi (Supernova 6) - Dewi Lestari

Foto: Tia Agnes
Bertepatan dengan perayaan 15 tahun seri Supernova tahun ini, Dewi Lestari menerbitkan novel 'Intelegensi Embun Pagi'. IEP menjadi istimewa karena seluruh karakter yang ada di novel sebelumnya tampil secara bersamaan. Di novel ini, karakter bernama Bodhi yang muncul di 'Akar', Elektra di 'Petir', Zarah Amala di 'Partikel', dan 'Alfa Sagala' di buku seri kelima Supernova 'Gelombang' disatukan dalam kehadiran bersama.

Tak hanya perilisan novel, tapi perayaan perempuan yang akrab disapa Dee juga diramaikan dengan '15 Tahun Supernova' di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, pada Februari 2016 lalu.

Milea, Suara dari Dilan - Pidi Baiq

Foto: Pidi Baiq
Sukses menerbitkan novel 'Dilan-Dia Adalah Dilanku Tahun 1990' dan 'Dilan-Dia Adalah Dilanku Tahun 1991', Pidi Baiq meluncurkan novel 'Milea, Suara dari Dilan'. Novel bergenre roman-komedi itu kian disukai pembaca dan membuat greget dengan kisah masa SMA antara Milea dan Dilan.

Genduk - Sundari Mardjuki

Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Genduk melakukan pencarian jati diri dan pencarian atas sosok ayah yang tak pernah dilihatnya seumur hidup. Perempuan berusia 11 tahun yang tinggal di desa paling puncak Gunung Sindoro, Temanggung itu menjadi karakter utama dalam novel karangan Sundari Mardjuki. 'Genduk' adalah sebuah fiksi yang diceritakan dengan gaya memoar.

Konflik pun bergulir terkait dengan permasalahan yang dialami para petani. Dalam novel, warisan kultural tentang politik-aliran priyayi, santri abangan masih sangat terasa. Novel 'Genduk' pun dideskripsikan dengan pemandangan pegunungan Sindoro yang kaya akan kultur dan budaya tertutur. Novel ini menjadi nominasi 5 besar dari Kusala Sastra Khatulistiwa 2016.

Kerumunan Terakhir - Okky Madasari

Foto: Istimewa
Okky menyebut bahwa 'Kerumunan Terakhir' berkisah tentang sebuah dunia baru dan masa depan. "Di sini, di dunia baru ini, orang-orang jauh lebih kejam dan beringas," demikian ia memberikan semacam kisi-kisi. Okky juga mengatakan bahwa novel terbarunya tersebut dipersembahkan bagi Generasi Millenials atau juga kerap disebut-sebut sebagai Generasi Y. Mereka adalah generasi yang banyak menghabiskan waktu dan beraktivitas di media sosial, dan tergantung pada wi-fi.

Hujan - Tere Liye

Foto: Istimewa
Novel 'Hujan' secara mengejutkan mengambil latar dunia di tahun 2050-an, dengan segala kemajuan teknologi dan gentingnya isu-isu mengenai lingkungan. Diterbitkan Januari 2016 lalu, novel 'Hujan' masih menempati posisi 10 besar di toko-toko buku besar.

Hujan adalah novel karya tere liye yang menceritakan tentang keinginan tokoh utama yaitu lail yang ingin menghapus memorinya tentang seseorang, yang mana ia meminta bantuan Elijah. Kemudian Lail mengingat alasan kenapa ia harus menghapus memorinya tersebut, dan ia pun menceritakannya kepada Elijah.

Keluarga Tak Kasat Mata - Bonaventura D.Genta

Foto: Istimewa
Masih ingat dengan cerita mistis seorang desainer grafis tentang bangunan kantor barunya di Yogyakarta? Kisah yang membuat heboh pembaca forum diskusi online Kaskus itu resmi dibukukan oleh Penerbit GagasMedia dan sudah 'gentayangan' di toko buku sejak pekan kedua Juli 2016 lalu.

Novel 'Keluarga Tak Kasat Mata', dikisahkan seorang cowok yang bekerja paruh waktu di perusahaan di Yogya bernama Genta. Suatu hari, perusahaannya pindah ke gedung baru. Di sanalah Genta mengalami banyak hal di luar nalar. Bukan hanya dia, melainkan semua yang bekerja di sana pernah mengalami hal yang sama.

Tanpa disangka, ada seorang perempuan Indigo yang tak sengaja datang ke kantornya. Dari penjelasan perempuan itu, Genta mengetahui misteri apa yang ada di bangunan itu. Dan, pertemuan dengan tiga orang yang belum dikenalnya membuka tabir keluarga tak kasatmata yang selama ini tinggal di kantornya.

Jakarta Sebelum Pagi - Ziggy Zeszyazeoviennazabrizkie

Foto: Tia Agnes
"Jam tiga dini hari, sweter, dan jalanan yang gelap dan sepi .... Ada peta, petunjuk; dan Jakarta menjadi tempat yang belum pernah kami datangi sebelumnya."

Mawar, hyacinth biru, dan melati. Dibawa balon perak, tiga bunga ini diantar setiap hari ke balkon apartemen Emina. Tanpa pengirim, tanpa pesan; hanya kemungkinan adanya stalker mencurigakan yang tahu alamat tempat tinggalnya. Sinopsis tersebut menampilkan sedikit kisah dari novel yang ditulis oleh Ziggy Zeszyazeoviennazabrizkie, pemenang Sayembara DKJ 2014. Nama Ziggy juga dimasukkan dalam daftar penulis muda bersinar versi detikHOT.

Halaman 2 dari 11
(tia/tia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads