Dilansir dari Reuters, Kamis (8/12/2016), eksibisi diselenggarakan bagi tunanetra dan sengaja mengundang interaksi supaya disentuh. Mereka pun bisa menikmati karya seni lewat mendengar dan membaca lewat huruf braile.
Karya-karya yang disediakan oleh Galeri Nasional Ceko, terbuat dari bahan logam, kayu, kaca, dan plastik. "Pameran ini secara khusus dibuat bagi tunanetra yang selama ini mungkin tidak bisa mendapatkan akses untuk melihat karya seni," kata kurator Jana Klimova.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis, serta terbuka bagi siapa pun. Kapan ya pameran untuk tunanetra ada di Indonesia?
(tia/mmu)











































