Karya seni instalasi berjudul 'Literature vs Traffic' itu sudah dilakukan di kota Madrid, New York, Melbourne, dan kota-kota lainnya di Eropa. Pekerjaan seni yang didonasi oleh Salvation Army itu membutuhkan 50 orang relawan untuk mewujudkannya selama 12 hari penyelenggaraan di Nuit Blanche, Toronto.
Dalam sebuah wawancara, seniman mengatakan kota yang biasanya membutuhka kecepatan, polusi, dan kebisingan, ketika malam hari berubah menjadi tenang dan diterangi samar-samar cahaya dari halaman buku," ujar sang seniman, dilansir dari situsnya, Senin (31/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Luzinterruptus |
Pengunjung didorong untuk terlibat dengan karya seni dan mengambil buku dari rumahnya untuk diletakkan dengan bebas di jalanan tersebut. "Ruang mobil akhirnya diubah untuk sementara waktu," katanya.
Setiap sudut jalan dilengkapi dengan lampu-lampu taman yang akan menciptakan efek kelap-kelip yang memantul dari laman sungai sastra. Karya seni instalasi Luzinterruptus dapat dilihat di http://www.luzinterruptus.com/.
(tia/mmu)












































Foto: Luzinterruptus