detikHot

art

Setelah Depok, Teater Garasi Buka Pentas 'Yang Fana Adalah Waktu' di Jakarta

Sabtu, 30 Jul 2016 12:04 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: Tia Agnes Foto: Tia Agnes
Jakarta - Teater Garasi kembali menampilkan lakon berjudul 'Yang Fana Adalah Waktu. Kita Abadi' di Goethe-Institut Jakarta. Pertunjukan yang judulnya meminjam puisi Sapardi Djoko Damono itu akan dibuka malam ini pukul 20.00 WIB.

Ditemui usai gladi resik di Goethe-Institut Jakarta, sutradara Yudi Ahmad Tajudin mengatakan awalnya pentas ini berlangsung di Yogyakarta pada Juni 2015 lalu. "Tapi kami juga ingin menampilkannya di Jakarta. Sebelum di Goethe sudah tampil terlebih dahulu di Universitas Indonesia Depok," katanya kepada detikHOT, Jumat (29/7/2016).

Pementasan ini merupakan pengembangan dan penelusuran lebih jauh dari proyek seni kolektif Teater Garasi yang dilakukan sejak tahun 2008. Di antaranya menghasilkan pertunjukan Je.ja.l.an dan Tubuh Ketiga, yang mencoba mempelajari bagaimana ledakan "suara" atau "narasi" (ideologis, agama, identitas) di Indonesia pasca 1998 menciptakan dan menyingkap ketegangan serta kekerasan—yang baru maupun yang terpendam.

Menceritakan tentang mantan buruh migran Rosnah yang ingin menjadi artis agar bisa bertahan di Jakarta. Momen dramatiknya ditemui Rosnah saat perayaan Hari Raya Idul Fitri di kampungnya. Seluruh peristiwa buruk menyelinap ke dalam potret keluarga.

'Yang Fana Adalah Waktu. Kita Abadi' akan diselenggarakan pada 30-31 Juli di Goethe-Institut Jakarta, Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 9-15, Menteng, Jakarta.
(tia/nu2)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com