Mural 'RIP Taylor Swift' Diminta Dihapus

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 21 Jul 2016 15:37 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Sehari setelah mural 'RIP Taylor Swift' viral di sosial media dan mendunia, kabarnya pengacara pelantun 'Bad Blood' tersebut meminta sang seniman Lushsux untuk menghapusnya. Sang seniman mengklaim mendapatkan email dari pengacara perempuan yang akrab disapa Tay itu.

Lushsux pun mempublikasikan email yang dimaksud ke akun Instagram pribadinya pada 20 Juli pukul 06.36 waktu setempat. Tak ada keterangan yang jelas untuk foto itu kecuali isyarat tertawa 'Ahahahahahaha...'

Netizen pun banyak yang mempertanyakan perihal isi email itu. Namun, ia menolak untuk memberikan keterangan secara detail, dengan alasan hukum.

"Saya tidak akan menghapus mural 'Taylor Smith' dalam waktu dekat. Meski ada ancaman dari pihak Taylor Swift sendiri dan penggemar Swift yang mengatakan akan menghancurkan dinding mural tersebut," kata dia, seperti dilansir berbagai sumber, Kamis (21/7?2016).



"Mungkin aku akan membuat versi yang berbeda lainnya malam ini. Mungkin akan ada putaran kedua," tambah Lushsux.

Kota Melbourne memang dikenal sebagai kota yang memiliki keindahan artistik street art. Sebelum mural Taylor Swift, dia pernah menghebohkan publik dengan mural Kim Kardashian yang tanpa busana apapun di sebuah sisi gedung Gwynne Street, Cremorne, dan terdapat kata 's**t'.

Setelah viral Taylor Swift di Melboune, ucapan belasungkawa pun pergi dengan hastag #riptaylorswift #ripasnake maupun #taylorswift di Twitter maupun Instagram. (tia/mmu)