Dari Anak Jalanan, Lita Cabellut Sukses Jadi Seniman Terkemuka Dunia

Dari Anak Jalanan, Lita Cabellut Sukses Jadi Seniman Terkemuka Dunia

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 01 Jul 2016 15:10 WIB
Dari Anak Jalanan, Lita Cabellut Sukses Jadi Seniman Terkemuka Dunia
Foto: LA Times
Jakarta - Perjalanan Lita Cabellut menjadi seorang seniman tak semudah membalikkan telapak tangan. Bermula dari kehidupan jalanan, perempuan asal Spanyol kini bekerja dan berkarya di Belanda. Sejak pameran tunggl pertamanya di Barcelona pada 1978, Cabellut telah memajang karyanya ke penjuru dunia, termasuk ke New York, Dubai, Miami, Singapura, Hong Kong, Barcelona, London, Paris, Venesia, Monaco and Seoul.

Siapakah Lita Cabellut?

Dalam sebuah wawancara, Lita menceritakan tentang masa kecilnya yang hidup di jalanan. "Saya biasa berkeliaran di jalan-jalan Barcelona dengan anak-anak tunawisma lain dan tidur di udara terbuka," katanya, dilansir dari berbagai sumber, Jumat (1/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan ia mengaku sangat dekat dengan kehidupan malam. Tiap kali ada Pekerja Seks Komersial (PSK) yang meminta bantuannya ke minimarket, Lita langsung mengiyakan.

"Seorang anak kecil yang ingin belajar tentang seni, menjual bintang imajiner di jalan-jalan. Apakah itu sebuah pekerjaan seni yang sejati? Apakah itu cara untuk bertahan hidup?" tutur Lita.

Baca Juga: Novel Roald Dahl 'The BFG' Diterbitkan ke Bahasa Skotlandia

Kini, satu buah lukisannya dihargai $ 100.000 atau sekitar Rp 1,3 miliar. Selebriti Hollywood seperti Halle Berry, Hugh Jackman, Gordon Ramsay, dan lain-lain, dikabarkan memiliki satu karya dari Lita.

Lukisannya selalu menggambarkan kegilaan, harapan, dan kehilangan rasa nyaman. "Bagi saya belajar melukis dan pergi ke sekolah untuk pertama kalinya di usia 13 tahun, sangat sulit. Saya memiliki banyak kelas privat di rumah dan itu sangat perlu untuk mempelajari segala sesuatunya," tambah dia.

Puluhan tahun belajar seni dan terlahir sebagai seorang gipsy, Lita punya harapan sendiri dalam hidupnya. "Saya ingin menjadi penari, terbang, berlari, dan lebih hebat dari anak-anak lainnya. Miskin atau kaya, saya ingin menjadi hebat," tutupnya.


(tia/tia)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads