Instalasi 'Kuburan Laut' Mengenang Pengungsi Suriah

Instalasi 'Kuburan Laut' Mengenang Pengungsi Suriah

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 24 Jun 2016 14:53 WIB
Instalasi Kuburan Laut Mengenang Pengungsi Suriah
Foto: BBC
Jakarta - Beberapa foto beredar di sosial media tentang karya seni instalasi sebagai monumen untuk mengenang korban pengungsi Suriah. Diciptakan dari 200 bongkah sterefoam dan dihias mirip marmer, karya tersebut diberi judul 'Sea Cemetery' atau 'Kuburan Laut'.

Karya yang mengambang di lepas pantai Turki juga ditulis dengan nama dan angka tahun yang diukir. Monumen seperti batu nisan ini melambangkan ingatan yang tak akan pudar.

"Gambaran ini memiliki kekuatan yang lain dan mampu memberikan cahaya agar menghormati mereka yang meninggal dunia di pantai lepas Turki," tulis keterangan foto yang tersebar di sosial media, seperti dikutip detikHOT, Kamis (23/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Proyek Performance Art Melati Suryodarmo Terinspirasi Shakespeare

Karya instalasi yang terinspirasi dari laut tak hanya baru saja muncul di sosial media. Sebelumnya 'Wreck of Hope' pernah mengubah mengubah permukaan laut es menjadi mausoleum yakni tempat penyimpanan jenazah membeku.

Lukisan ini dilukis tahun 1823-1824 oleh seniman asal Jerman, Caspar David Friedrich. Atau ada lagi lukisan J.M.W Turner yang dibuat untuk mengenang sesama seniman David Wilkie yang tenggelam di pantai Gibraltar pada 1841.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads