Lebih dari 450 Penulis Ajukan Petisi Lawan Donald Trump

Lebih dari 450 Penulis Ajukan Petisi Lawan Donald Trump

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 25 Mei 2016 10:45 WIB
Lebih dari 450 Penulis Ajukan Petisi Lawan Donald Trump
Foto: Huffington Post
Jakarta - Donald Trump yang mencalonkan diri menjadi calon presiden Amerika Serikat kembali diperbincangkan. Lebih dari 450 penulis membuat petisi atau surat terbuka yang melawan kampanye Trump.

Surat yang dipublikasikan di Literary Hub itu berbunyi, "Kami menandatangani karena ini persoalan hati nurani, menentang tegas atas pencalonan Donald Trump untuk Presiden Amerika. Karena kami percaya bahwa pengetahuan, pengalaman, dan sejarah diperlukan sebagai seorang pemimpinan. Karena sejarah kediktatoran tidak bisa berdiri di negara ini," katanya, dikutip dari Huffington Post, Rabu (25/5/2016).

Baca Juga: Rebel Wilson Bergabung di Panggung West End 'Guys and Dolls'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penulis yang menandatangani petisi di antaranya adalah Stephen King, Michael Chabon, Celeste Ng, Lydia David, Rick Moody, Rebecca Solnit, Lauren Groff, Jennifer Egan, Anthony Marra, dan lebih dari 450 pengarang lainnya ikut andil. Mayoritas penulis berasal dari New York, Louisiana, dan Mississipi.

Petisi tersebut bukan pertama kalinya terjadi. Pada 2014 lalu, lebih dari 900 penulis bersatu menandatangani petisi yang berbicara tentang Amazon. Amazon dianggap sebagai ancaman bagi industri penerbitan buku.

Salah satu penulis Lauren Groff menyatakan ekspresi dan kekhawatirannya terhadap Trump. "Jika Anda mendukung penuh Trump, sebaiknya Anda harus berpikir ulang," ujar dia.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads