Namun, sang seniman diancam oleh oknum yang tak dikenal jika berhasil menjualnya. Lukisan berjudul 'Make America Great Again', menggambarkan Trump dengan alat kelamin yang sengaja lebih kecil. Ia pernah mem-posting di akun Facebook pribadi tapi disensor di media sosial.
Dilansir dari Guardian, Senin (18/4/2016), The Maddox Gallery London menawarkan untuk memamerkannya kepada publik setelah sebuah galeri seni Amerika tidak ada yang berani memajang karya Gore. Ratusan pengunjung mengantri untuk melihat pekerjaan kontroversial tersebut. Gore mengatakan kolektor seni di Inggris sangat mendukung karyanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di mana-mana, lukisannya dilarang beredar khususnya di Amerika. Saya pikir pekerjaan seorang seniman adalah membuat representasi dari wilayah atau isu sosial yang ada di sekitar kita," ungkapnya.
Setelah melukis dan mempublikasikan ke media sosial, seniman yang berbasis di Los Angeles menerima ribuan ancaman pembunuhan. Ia pun sampai harus melakukan perjalanan ke Inggris untuk melarikan diri. Direktur Galeri Maddox, Cordelia de Freitas mengatakan sosok lukisan memang menjadi perdebatan.
"Obyeknya memang mirip dengan Donald Trump bersama dengan egonya. Dari sana semua orang ingin segera melihat lukisan itu," tandasnya. Namun, Gore justru mengungkapkan karyanya terinspirasi dari Marco Rubio.
Jika lukisannya terjual, Gore mengatakan akan menyumbangkan sebagian penghasilan untuk lelang amal dan penampungan tunawisma di Los Angeles.
(tia/tia)











































