Dalam keterangan yang diterima detikHOT, buku-buku tersebut di antaranya adalah buku panduan pemula untuk Spanyol, Jerman, Mandarin, Prancis, dan Jepang (5 judul). Serta buku percakapan sehari-hari bahasa Jerman, Belanda, Prancis, Korea, Arab, Mandarin, dan Indonesia (7 judul).
Menurut Koordinator Penjualan Rights International dari Komite Buku Nasional, NUng Atasana, buku panduan dan percakapan bahasa asing adalah salah satu yang menjadi favorit dari penerbit-penerbit internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, di hari pertama LBF 2016 lebih dari 100 praktisi industri yang mayoritasnya para penerbit mengunjungi stand Indonesia. Penerbit buku terbesar asal Islandia, Forlagid juga menyatakan minatnya menerjemahkan buku Eka Kurniawan yang berjudul 'Cantik itu Luka'.
![]() |
"Mereka mengatakan buku-buku Eka sangat cocok dengan penerbitnya," ujar Siti Gretiani, Kordinator Promosi Literasi Komite Buku Nasional.
Tentunya, buku-buku Eka dan foto dirinya yang terpajang di arena pameran menjadi daya tarik tersendiri. Eka menjadi salah satu pengarang internasional di LBF. Karyanya 'Man Tiger' masuk dalam long list ajang International Man Booker Fair 2016. Sedangkan di hari kedua, Indonesia akan tampil di Insight Program yang digelar di Gallery Suit.
Acara tahunan dan unggulan di LBF ini akan mempresentasikan Indonesia dengan sejumlah potensi yang dimili. Nantinya,, Wandi S Brata, Direktur Gramedia dan Laura Prinsloo, Ketua Komite Buku Nasional Indonesia sebagai narasumber. Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma juga direncanakanΒ hadir dalam acara ini. Selama tiga hari pameran diΒ London, Indonesia menampilkan 200 judul buku pilihan dari berbagai penerbit, mayoritas adalah buku-buku bergenre sastra.
(tia/tia)












































