detikHot

art

8 Seniman Muda Indonesia Terima Beasiswa Seni

Minggu, 20 Mar 2016 09:05 WIB Sukma Indah Permana - detikHot
Foto: Sukma Foto: Sukma
Bantul - Sebanyak delapan seniman muda Indonesia menerima beasiswa Program Seniman Pasca Terampil (PSPT) di Padepokan Seni Bagong Kussuadiardja (PSBK). Dengan beasiswa ini, mereka mendapatkan ruang belajar dan ruang berkarya PSBK selama sepuluh bulan mulai Februari 2016.

"Selama sepuluh bulan ke depan, delapan seniman terpilih akan mendapat kesempatan mengakses dua ruang yang saling berkesinambungan dan mendukung, yaitu Ruang Belajar PSBK (Pelatihan) dan Ruang Berkarya PSBK (Praktikum)," ujar Direktur Eksekutif Yayasan Bagong, Jeannie Park.

Hal ini disampaikan Park dalam jumpa pers yang diadakan di PSBK, Jalan Ring Road Selatan 90, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Sabtu (19/3/2016). Dengan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, para seniman yang terpilih berpeluang meningkatkan kapasitas komunikasi, pelatihan menulis, pelatihan seni pengelolaan dan seminar seni.

Delapan seniman muda tersebut adalah Aik Vela Prastica (teater), Akbar Fakhrizal (teater), Fitriana Yuliawati (teater), Iqro Ahmad Ibrahim (seni rupa), Marta Karismalelina (seni rupa), Rudita Endang Setiawan (digital media), Rosemary Kesauly (sastra), dan Thoriq Dwi Prayitno (musik).

Sementara di dalam praktikum, mereka berpeluang untuk mengaktifkan kreativitas seni mereka melalui ruang presentasi seni dari ruang kunjungan seni. Di akhir pelatihan ini nantinya mereka mendapat kesempatan tampil dan mempresentasikan karya di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta.

PSBK memiliki beberapa ruang seni yang secara rutin mempertemukan seniman, kesenian, dan masyarakat untuk belajar dan berkarya seni melalui ruang presentasi seni dan iunteraksi seni. Setiap bulan, acara Jagongan Wagen menghadirkan bentuk pagelaran dan apresiasi seni pertunjukan.

Dalam kesempatan ini, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian menjelaskan pada tahun lalu program ini telah sukses membawa 10 peraih beasiswa PSPT untuk meningkatkan ketrampilan dalam berproses kreatif serta meningkatkan pengetahuan di bidang manajemen organisasi kesenian.

"Kami konsisten mendukung program yang dapat meningkatkan potensi seniman muda dalam berkarya," kata Renitasari.

Kriteria seniman yang dapat mengikuti seleksi program ini antara lain seniman yang berusia 25-35 tahun, memiliki latar belakang sebagai pelaku atau pencipta seni yang masih aktif, memiliki pengalaman berkesenian minimal 5 tahun, sehat jasmani dan rohani, merupakan warga negara Indonesia, dan sanggup mengikuti program yang akan berlangsung selama 10 bulan di Yogyakarta.

Hasil seleksi program periode 2016 ini telah diumumkan pada 21 Januari lalu. Sebelumnya pihak kurasi PSBK melakukan dua tahap proses seleksi yakni seleksi administrasi dan workshop.

Aik sebagai salah seorang penerima beasiswa mengaku selama dua bulan berproses dalam program ini, dia banyak belajar tentang memahami diri dalam seni. Tak hanya itu dia belajar juga tentang berkolaborasi dengan teman lainnya yang berbeda disiplin ilmu seni dan menempatkan dirinya menjadi lebih bijak dalam proses kolaborasi.

"Saya berharap setelah menyelesaikan program ini, saya menjadi perempuan yang lebih bijak dalam menyelami dan mengaplikasikan seni yang saya pahami sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar saya," kata perempuan asal Magetan ini.

Dia juga berharap ilmu yang diperoleh nantinya bisa digunakan untuk mengajar anak-anak dan mampu mendirikan sekolah alternatif berbasiskan seni.
(sip/pus)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed