Patung Pasir 'Kucing Gemuk' di London Kritik Pemerintah

Patung Pasir 'Kucing Gemuk' di London Kritik Pemerintah

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 16 Mar 2016 10:05 WIB
Patung Pasir Kucing Gemuk di London Kritik Pemerintah
Foto: Guardian
Jakarta - Seorang pematung pasir Zara Gaze melihat tumpukan pasir di konstruksi bangunan di kawasan Brockley, London selatan. Tanpa pikir panjang, ia membuat pernyataan visual tentang 'gentrification' atau kesenjangan sosial yang terjadi dalam globalisasi dan urbanisasi baru.

Gaze, 38 tahun yang merupakan seorang ibu tunggal dengan anak satu menggunakan 40 ton pasir menjadi 'kucing gemuk' yang tengah makan brokoli. Karyanya sebagai sikap protes karena melonjaknya harga sewa dan kurangnya perumahan yang terjangkau bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Saya pikir flat dengan harga terjangkau adalah masalah yang pelik. Sebelum datang ke lokasi aku sedang dalam perjalanan ke rumah teman dan berpikir itu adalah kesempatan yang baik untuk membuat patung," ujarnya, seperti dikutip dari Guardian, Rabu (16/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak: Wiyoga Muhardanto Pajang Karya di Art Basel Hong Kong 2016

Gaze hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja saat membuatnya tapi ketika ia kembali ke rumahnya dan pagi tiba, karyanya telah rata dengan tanah. Namun, ia sempat mempublikasikannya di akun Facebook dan mendapatkan apresiasi positif.

"Saya merasa telah bersikap lebih politis. Orang-orang marah kepada pemerintah, jadi ini adalah panggilan untuk seniman lainnya. Orang tidak hanya bisa berteriak saja tapi juga harus bertindak," tutup Gaze.

(tia/tia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads