Yoko Ono, 82 tahun dalam sebuah wawancara di Museum of Memory and Tolerance mengatakan, "Saya datang ke sini untuk membawa perdamaian dunia," ujar salah seorang staf pameran, seperti dilansir dari Hollywood Reporter, Rabu (3/2/2016).
Baca Juga: Expelliarmus! Seluruh Dunia Rayakan 'Malam Buku Harry Potter' 4 Februari
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengunjung yang menghadiri pameran tersebut dapat menempatkan prangko di peta Meksiko atau negara lainnya. Selain itu, secara interaktif siapa pun bisa menempatkan lagi piring yang telah rusak.
Simak: Buku Ilustrasi Jim Kay Versi Indonesia Rilis di 'Malam Buku Harry Potter' Jakarta
"Partisipasi pengunjung adalah salah satu kuncinya. Banyak karya fenomenal Yoko Ono yang mengajak pengunjung untuk aktif dan ikut berpartisipasi," ujarnya lagi.
Karya seni lainnya menampilka fitur telepon berwarna putih dan berada di tengah labirin. Ono akan memanggil siapapun yang lewat di karya seni instalasi tersebut. Tapi, ada karya lainnya yang menggambarkan efek dari kekerasan terhadap perempuan.
(tia/ron)










































