Selama 8 hari penyelenggaraan, pentas dari Senin-Sabtu akan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Sedangkan khusus Minggu pada 13.30 WIB. Telah dijual sejak akhir tahun lalu, tiket untuk pentas hari pertama sudah ludes terpesan.
"Berkat dukungan Anda semua, tiket #SemarGugat #TeaterKoma 3 Maret SOLD OUT. Tiket Minggu 6 Maret juga nyaris habis. Masih ada 4 s.d. 10 Maret. Info tiket di http://bit.ly/semargugat2016," demikian diumumkan via akun resmi Teater Koma di Facebook.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiket dibagi dalam tiga kategori. Untuk akhir pekan (Jumat-Minggu) mulai dari Rp 350 ribu, Rp 275 ribu, Rp 200 ribu, dan 125 ribu. Sedangkan untuk weekday (Selasa-Kamis) yakni Rp 250 ribu, Rp 200 ribu, Rp 150 ribu, Rp 100 ribu, dan Rp 75 ribu. Kategori ketiga adalah NOMAT (Senin), mulai dari Rp 200 ribu, Rp 160 ribu, Rp 120 ribu, Rp 75 ribu, dan Rp 50 ribu.
![]() |
'Semar Gugat' (Sia-sia Menunggu Permoni Usai Pesta) mengisahkan tentang Srikandi yang meminta calon suaminya, Arjuna untuk memotong kuncung Semar untuk persembahan dalam pernikahan mereka. Bukan hanya Arjuna yang pusing, seluruh Kerajaan Amarta juga ikut geger. Meskipun seorang punakawan dan abdi bagi para ksatria, tapi Semar adalah dewa senior dengan kesaktian tiada tara.
Apakah Semar akan diam saja menerima penghinaan ini? Tak ada yang tahu, semua ini ulah Ratu Setan Betari Permoni. Dia yang merasuki tubuh Srikandi agar bisa bermain asmara dengan Arjuna.
Semar lalu pergi ke Kahyangan, meminta agar dikembalikan jadi wujudnya yang rupawan. Dia pun menjadi raja, dengan gelar Prabu Sanggadonya Lukanurani. Tujuan akhirnya, menantang Arjuna dan Srikandi bertarung. Apakah Semar akan sanggup membuat Arjuna dan Srikandi insyaf?
Informasi selengkapnya di sini!
(tia/mmu)












































