Rumah bergaya Victoria tersebut merupakan tempat menulis bagi Conan Doyle. Khususnya buku 'The Hound of the Baskervilles' yang diterbitkan pada 1902.
Baca Juga: Seorang Tunawisma Asal Prancis Tulis Buku dan Jadi Bestseller
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hakim dewan kota justru menolaknya. Gibson menentang keputusan dewan tersebut. Sejak tahun 1920-an, rumah Doyle tersebut difungsikan sebagai hotel.
"Banyak yang menginap karena itu adalah rumah kenangan penulis Sherlock Holmes dan mereka ingin merasakan tinggal di sana. Tapi di tahun 2005 sudah dibiarkan kosong," lanjutnya.
Perwakilan dewan kota, Justice Foskett tengah mempertimbangkan kembali perencanaan John Gibson. "Ada pertimbangan yang harus dipikirkan lagi," pungkasnya.
Jangan lupa bacaΒ 100 Momen detikHOT dan HOT Top Ten 2015!
(tia/mmu)











































