Wafat di Usia 92, Pelukis Kelly Ellsworth Dianggap Vampire Slayer

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 29 Des 2015 08:32 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Nama Kelly Ellsworth dianggap sebagai pematung dan salah satu pelukis abstrak paling berpengaruh di dunia. Karya-karyanya banyak terinspirasi dari Pablo Picasso dan Henri Matisse serta telah dikoleksi oleh berbagai galeri ternama dunia. Akhir tahun ini, Ellsworth tutup usia di 92 tahun.

Banyak kritikus dan kurator seni yang menyebutnya sebagai 'seniman pemburu vampir'. Karyanya terbilang unik, inovatif, dan hampir dimiliki setiap museum seni penting di dunia. Dia kerap membuat karya yang radikal tapi juga fenomenal.

Kurator seni Mat Gleason juga menyebutnya sebagai seniman 'vampire slayer'. "Saya adalah penggemar beratnya dan selalu mengikutinya dari tahun ke tahun. Garis yang dibuatnya menimbulkan kesan kedamaian dan warna-warna yang ditorehkan Ellsworth membuat orang menjadi bahagia," ujarnya.

Karyanya bermula di era 1960-an. Kala itu, Ellsworth selalu mencampur satu warna ke warna lainnya dan menjadikannya tampak lebih segar. Lambat laun, karya abstraknya menampilkan kematangan dan memiliki filosofi tersendiri.

"Lukisan abstraknya selalu menampilkan hal yang sederhana, terlihat biasa-biasa saja tapi justru punya arti sendiri. Kalau pengunjung lihat menimbulkan rasa bahagia tersendiri," lanjut Gleason.

Namun, Ellsworth selalu muncul memamerkan karya-karya abstrak terbarunya dan membuat masyarakat fenomenal. Pemberitaan desk seni di media massa tidak akan luput jika Ellsworth muncul. Dirinya kerap diberitakan fenomenal dan selalu konsisten memajang karya setiap tahun. Ellsworth selalu ingin produktif.

Dia dan kerabat dekatnya selalu mengumpakan dirinya sebagai 'vampire slayer'. Ellsworth tidak ingin seperti vampir yang tidur bertahun-tahun lalu bangkit. "Dia selalu berusaha menjadi pemburu vampir, bukan vampirnya sendiri yang kadang ada karya kadang tidak ada sama sekali," ucap Gleason.

Dalam sebuah wawancara, dia pernah mengatakan tentang karya-karya abstrak yang diciptakannya. "Banyak yang bilang, karya seni buatan saya menggabungkan antara unsur budaya Eropa dan seni modern Amerika. Tapi abstrak yang saya tampilkan selalu sederhana," pungkasnya.

Ellsworth belajar seni di Prancis selama beberapa tahun. Pameran tunggal pertamanya berlangsung di Galerie Arnaud Lefebvre di Paris pada 1951 silam. Setelah belajar seni, dia kembali ke kampung halamannya di New York.

Di penghujung 2015, hanya satu minggu sebelum bergantinya tahun, seni rupa abstrak dunia berduka. Kelly Ellsworth meninggal di usia yang ke-92 tahun di kediaman pribadinya di Spencertown, New York pada Minggu (27/12) lalu.


(tia/dal)