Itulah yang mendasari munculnya Museum Temporer βRekoleksi Memoriβ di kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta sejak Senin (7/12) lalu. Sesuai dengan namanya, βtemporerβ, museum tersebut memang hanya dibangun untuk sementara, yakni sampai Sabtu (12/12) besok. Bagi yang belum berkunjung, yuk diagendakan!
Makna penting acara ini antara lain ditandai dengan kunjungan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kamis (10/12) kemarin. Kehadiran Menteri Yasonna sekaligus membuka diskusi βRefleksi 70 Tahun Perjalanan Penanganan HAM di Indonesiaβ yang antara lain menampilkan Jimly Asshiddiqie. Acara βRekoleksi Memoriβ digelar oleh Partisipasi Indonesia, Komnas HAM dan Dewan Kesenian Jakarta untuk memperingati Hari HAM sedunia yang jatuh setiap 10 Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya, Menteri Yasonna menyampaikan rasa gembiranya atas inisiatif pembuatan museum temporer tersebut. βKita harus membuka diri, bahwa ada hal-hal yang harus dikoreksi dalam sejarah kita,β tutur Menteri seraya menyebutkan sejumlah kasus HAM yang belum selesai hingga saat ini selain Tragedi β65, yakni Peristiwa Semanggi, Tragedi Trisakti, Peristiwa Tanjung Priok, dan persoalan DOM di Papua. βSemua itu harus menjadi memori yang jadi refleksi anak bangsa,β ujarnya.
Museum Temporer βRekoleksi Memoriβ berdiri di area depan Gedung Teater Jakarta. Bangunan museum tersebut berupa sebuah paviliun besar dengan struktur rangka yang tembus pandang. Di dalamnya, pengunjung bisa melihat berbagai karya seni berupa fotografi hingga instalasi video yang mengangkat isu seputar Tragedi 1965.
Museum tersebut dibuka gratis mulai pukul 12.00 hingga 22.00 WIB, disertai dengan bazar komunitas, dan panggung kesenian. Selain menghadirkan museum temporer, acara Rekoleksi Memori juga menghadirkan berbagai diskusi. Untuk hari ini, Jumat (11/12) berikut agendanya:
Pukul 15.00-18.00: Persembahan untuk Ibu-ibu Penyintas 1965 dan Bedah Buku Foto βPemenang Kehidupanβ karya Adrian Mulya, dengan pembicara Erik Prasetya, Dinda Kanya Dewi, Adrian Mulya, Lilik Hs dan Ibu-ibu Penyintas
Pukul 19.00-22.00: Diskus βHAM dalam Karya Sastraβ, bersama Okky Madasari, Linda Christanty dan Fani Chotimah.
(mmu/mmu)











































