Mizuki meninggal karena kegagalan beberapa organ di tubuhnya. Sebelum dirawat, ia sempat tersandung hingga kepalanya terbentur lalu pingsan. Dilansir dari BBC, Selasa (1/12/2015), kematiannya membawa duka mendalam bagi sejarah manga di negara Matahari Terbit tersebut.
Mizuki dikenal lewat komik seri 'Gegege no Kitaro' yang membuat nama anime mendapatkan pengakuan global dan mendunia. Menceritakan tentang seorang anak muda melawan monster yang berdasarkan cerita rakyat Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah komiknya diterbitkan, animasinya pun disukai dan mendapatkan perhatian publik. Selain itu, cerita-cerita yang dibuatnya juga berdasarkan pengalamannya ketika berperang khususnya pada 1922 ketika dirinya berada di Papua Nugini selama Perang Dunia II.
Saat itu, Mizuki kehilangan lengan kirinya. Namun, ia tetap melanjutkan untuk menulis manga, komik, dan karya-karya lainnya.
Sebuah museum pun didedikasikan untuk Mizuki pada 2003 lalu di kota Sakaiminato di kampung halamannya, Tottori. Masyarakat sekitar menamakan distrik perbelanjaannya di kawasan tersebut dengan nama 'Mizuki Shigeru Road'.
Di tahun 2009, dia juga menerima penghargaanΒ the Heritage Essential Award of the Angouleme International Comics Festival di Prancis.
(tia/tia)











































